RADAR JOGJA - Banyak pendapat yang mengatakan bahwa film Missing merupakan sekuel dari film Searching.
Namun jika dilihat dari cerita yang disajikan, kedua film ini memiliki banyak perbedaan. Kedua cerita dalam film tidak memiliki keterkaitan.
Hanya model perjalanan ceritanya saja yang sama.
Film Missing tayang pada Februari 2023 lalu di bioskop. Namun penikmat film, saat ini dapat menontonnya di aplikasi streaming Netflix.
Film ini disutradarai oleh Will Merrick dan Nick Johnson. Film ini bergenre thriller. Film ini ditayangkan pertama kali dalam Festival Film Sundance pada 19 Januari 2023.
Film ini dibintangi oleh beberapa aktor dan aktris terkenal seperti Storm Reid, Nia Long, Ken Leung, dan para bintang pendukung lainnya.
Film Missing menceritakan tentang perjalanan June mencari ibunya Grace yang hilang. Grace yang awalnya berlibur dengan kekasih barunya bernama Kevin tidak kunjung kembali.
Hal itu disadari oleh June saat ia menjemput sang ibu di bandara. Namun Grace dan kekasihnya tidak kunjung datang.
Ia mulai merasakan ada kejanggalan. Sehingga Ia mulai melapor kepada polisi bahwa ibunya menghilang karena tidak bisa dihubungi.
June yang sudah merasa panik namun polisi tidak kunjung memberi kabar dan menurutnya penyelidikan polisi pun terasa lambat.
Ia pun mengambil langkah untuk melakukan penyelidikan sendiri dengan memanfaatkan internet.
June pun mulai mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. June berusaha mencari tahu tentang ibunya melalui situs online.
June melacak aktivitas ibunya melalui Google Maps, mengecek pesan Facebook, pencarian riwayat internet, hingga membuka email ibunya.
Dari penyelidikan-penyelidikan tersebut, ia menemukan banyak kejanggalan dan fakta-fakta baru yang sebelumnya June tidak pernah ketahui.
Film ini memiliki banyak keunikan di antara film-film trailer lainnya. Hal yang menjadi film ini sangat unik yaitu jalan ceritanya hanya ditunjukkan melalui layar komputer.
Pergerakan layar komputer menjadi sebuah penentu bagaimana cerita berjalan. Sama halnya dengan film Searching , film ini menunjukkan bagaimana kecanggihan internet di masa kini.
Film ini dikemas dengan suasana yang menegangkan. Di setiap plot cerita memiliki berbagai kejutan yang tidak terduga. Film ini mengandung kritik sosial tentang isu kekerasan dalam rumah tangga. (Annida Muthi’ah/ RADAR JOGJA)
.
Editor : Bahana.