RADAR JOGJA – Blackpink, grup musik perempuan K-pop Korea Selatan semakin menjadi ikon global, karena terus mencetak prestasinya dalam dunia hiburan internasional.
Grup bentukan YG Entertainment ini telah banyak memiliki penggemar di seluruh belahan dunia.
Memiliki gaya bermusik yang energik, dengan penampilan panggung yang luar biasa dan gaya yang ikonik menjadi khasnya.
Namun ada kabar tak mengenakkan terkait permasalahan kontrak grup music Blackpink agensinya, YG Entertainment. Konflik yang belum reda membuat saham YG Entertainment lagi-lagi anjlok secara real time.
Baca Juga: Sister Death Film Horor Spanyol Akan Hadir di Netflix
Salah satu perusahaan hiburan terkemuka di Korea Selatan, YG Entertainment, dikabarkan mengalami keanjlokan saham akibat masalah kontrak dengan Blackpink.
Perusahaan hiburan yang didirikan Hyun-suk sejak tahun 1996 itu tercatat turun saham hingga 10 persen pada Jumat, 15 September 2023.
Agensi grup music Blackpink ini belakangan mengalami gejolak, buntut dari salah satu kontrak anggota Blackpink, yaitu Lisa Manopo.
Baca Juga: Diadaptasi dari Komik Legendaris, Film Siksa Neraka Sudah Rilis Teasernya
Dilansir dari laman Instagram @fyi.korea “Sebelumnya, Lisa dikabarkan menolak tawaran kontrak YG Entertainment senilai $40 juta USD. Selain itu, pada bulan Juli lalu, dilaporkan bahwa Lisa dan YG Entertainment memiliki jarak negosiasi yang sangat jauh,” begitu imbuhnya dalam keterangan salah satu postingan.
Disalah satu postingan @fyi.korea juga memberikan keterangan “Kontrak eksklusif BLACKPINK sendiri berakhir pada Agustus lalu dan sekarang masih belum ada kejelasan". (Trimina Klara)
Editor : Meitika Candra Lantiva