Astra Motor Yogyakarta Gembleng 45 Mahasiswa UNY Jadi Duta Keselamatan Berkendara

Bahana. • Dipublikasikan Senin, 31 Agustus 2026 | 12:16 WIB
Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta saat memberikan pelatihan keselamatan berkendara kepada sekitar 45 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (26/8/2026).
Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta saat memberikan pelatihan keselamatan berkendara kepada sekitar 45 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (26/8/2026).

YOGYAKARTA – Kemampuan mengendarai sepeda motor tidak cukup hanya dengan bisa mengendalikan kendaraan. Pemahaman terhadap teknik berkendara yang aman juga menjadi bekal penting, terutama bagi generasi muda yang setiap hari beraktivitas di jalan raya.

Hal inilah yang menjadi fokus Astra Motor Safety Riding Center Yogyakarta saat memberikan pelatihan keselamatan berkendara kepada sekitar 45 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan IPS Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rabu (26/8/2026).

Kegiatan tersebut tidak hanya berisi pemaparan teori. Para mahasiswa juga diajak mengikuti simulasi dan praktik langsung untuk meningkatkan keterampilan dalam mengendalikan sepeda motor.

Belajar Pengereman hingga Teknik Slalom

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai prinsip keselamatan berkendara serta diperkenalkan dengan Honda Riding Trainer.

Setelah memperoleh pembekalan teori, mahasiswa kemudian mengikuti sejumlah latihan dasar berkendara. Beberapa teknik yang dipraktikkan antara lain braking atau pengereman, slalom, dan balancing.

Melalui latihan tersebut, peserta diajak memahami cara mengontrol sepeda motor secara tepat sekaligus meningkatkan kesiapan ketika menghadapi kondisi yang tidak terduga di jalan.

Praktik secara langsung menjadi bagian penting karena keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada pengetahuan, tetapi juga kemampuan menerapkan teknik dengan benar ketika berada di atas kendaraan.

Calon Guru Dibekali Misi Lebih Besar

Pelatihan ini memiliki arti khusus karena peserta merupakan mahasiswa calon tenaga pendidik.

Artinya, pengetahuan yang mereka peroleh tidak berhenti pada keselamatan pribadi saat berkendara. Setelah menjadi pendidik, mereka diharapkan dapat ikut menyebarkan pemahaman mengenai budaya berlalu lintas yang aman kepada anak didik.

 

Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta Julius Armando mengatakan mahasiswa calon pendidik memiliki peluang untuk menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas di lingkungan pendidikan.

"Melalui edukasi ini, sebagai langkah sinergi bagi negeri kami berharap para mahasiswa calon pendidik ini dapat menjadi duta keselamatan yang aktif membagikan ilmu serta menanamkan kesadaran berkendara yang aman kepada generasi berikutnya," ujar Julius.

Keselamatan Bukan Sekadar Keterampilan

Astra Motor Yogyakarta menilai edukasi keselamatan sejak usia muda menjadi salah satu fondasi untuk membangun budaya berlalu lintas dalam jangka panjang.

Keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan kendaraan, tetapi juga menyangkut sikap, kewaspadaan, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap pengguna jalan lainnya.

Karena itu, kolaborasi antara institusi pendidikan dan program safety riding dinilai dapat menjadi salah satu cara memperluas pemahaman mengenai pentingnya keselamatan di jalan.

Melalui program tersebut, Astra Motor Yogyakarta juga terus mendorong kampanye #Cari_Aman kepada berbagai kelompok masyarakat.

Edukasi kepada mahasiswa UNY menjadi salah satu langkah untuk memperluas pesan keselamatan berkendara, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya mampu berkendara dengan aman, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut menciptakan lalu lintas yang lebih tertib dan selamat.

 

Editor : Bahana.
Honda Riding Trainer keselamatan berkendara Astra Motor Yogyakarta UNY Safety Riding