Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

INACRAFT Festival 2026 Hadir dengan Gebrakan Baru di Yogyakarta pada 15–19 Juli 2026, Evolusi Paling Berani Sepanjang Sejarah

Meitika Candra Lantiva • Jumat, 3 Juli 2026 | 10:57 WIB
Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) menyelenggarakan INACRAFT Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta
Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) menyelenggarakan INACRAFT Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta

YOGYAKARTA - Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) menyelenggarakan INACRAFT Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Yogyakarta, pada 15–19 Juli 2026.

Festival ini hadir dengan gebrakan baru, yakni mengintegrasikan pameran, business program, dan cultural experience dalam satu platform festival kriya berskala nasional dan internasional. 

Festival ini menegaskan peran budaya dalam penguatan ekonomi kreatif berbasis kriya serta menempatkan Yogyakarta sebagai panggung inspiratif bagi kolaborasi lintas generasi.

"INACRAFT Festival 2026 adalah evolusi yang paling berani dalam sejarah INACRAFT. Ini bukan sekadar pindah lokasi atau berganti nama ini adalah perubahan format yang fundamental dari pameran dagang menjadi festival yang menggabungkan dimensi bisnis, budaya, dan edukasi dalam satu platform yang belum pernah ada sebelumnya," terang ASEPHI.

INACRAFT, sebuah platform kolaboratif ini mempertemukan perajin, UMKM, desainer, buyer, investor, serta publik dalam satu rangkaian kegiatan terintegrasi. 

Melalui pendekatan Business-to-Business  (B2B) sebagai mesin penggerak bisnis dan ekspor, serta Business-to-Consumer (B2C) sebagai ruang apresiasi, edukasi, dan transaksi ritel, festival ini membentuk satu ekosistem utuh dari hulu produksi, penguatan brand, hingga pasar akhir.

INACRAFT Festival 2026 menghadirkan dua kelompok program besar yang berjalan secara bersamaan selama lima hari.

Kegiatannya meliputi festival program dan bisnis program.

Festival program antara lain;

1. Craft & Wastra Expo - Pameran utama produk kriya, wastra, fashion, dan inovasi craft terkurasi dari seluruh Indonesia, mencakup kategori Home Decor, Home Living, Gift & Souvenir, Handmade Craft, dan Fashion Accessories.

INACRAFT, sebuah platform kolaboratif ini mempertemukan perajin, UMKM, desainer, buyer, investor, serta publik dalam satu rangkaian kegiatan terintegrasi. 
INACRAFT, sebuah platform kolaboratif ini mempertemukan perajin, UMKM, desainer, buyer, investor, serta publik dalam satu rangkaian kegiatan terintegrasi. 

 2. Craft Parade - Perayaan visual pembuka festival yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Yogyakarta, menampilkan pengrajin dari berbagai daerah dalam parade budaya yang membuka INACRAFT Festival 2026 secara resmi pada 15 Juli 2026.

3. Fashion Showcase - Presentasi koleksi terbaik dari brand dan desainer peserta di panggung utama, menampilkan interpretasi kontemporer atas wastra dan material kriya nusantara.

4. Talkshow & Workshop - Sesi edukasi dan knowledge sharing yang membahas strategi ekspor, branding kriya, keberlanjutan produksi, dan tren pasar global, menghadirkan praktisi dan pemimpin industri sebagai narasumber.

5. Kompetisi Designer Muda - Platform bagi desainer muda dan emerging brands untuk mempresentasikan interpretasi kontemporer atas material dan teknik kriya tradisional.

6. Festival Kuliner - Pameran kuliner nusantara yang melengkapi dimensi budaya festival, menghadirkan ragam makanan dan minuman dari berbagai penjuru Indonesia.

Adapun bisnis program, antara lain:

1. Craft Connect - Platform business matching yang mempertemukan pelaku usaha kriya dengan potential buyers, investor, dan retail melalui sesi koneksi bisnis dan pitching terkurasi. Program ini dirancang sebagai ruang pembuka peluang kolaborasi global bagi pengrajin dan UMKM Indonesia.

2. IN-Auction - Lelang karya kriya dan fashion terkurasi dengan nilai artistik tinggi, dirancang untuk menjangkau buyer premium dan kolektor yang mencari produk unik dengan nilai investasi.

3. Craft Tour - Program wisata tematik satu hari ke destinasi budaya dan sentra kerajinan terpilih di Yogyakarta dan sekitarnya, tersedia untuk pengunjung, exhibitor, dan tamu VIP.

4. Stakeholders Meeting - Forum strategis bertajuk Shaping the Future of Indonesian Craft, yang mempertemukan pemangku kepentingan ekosistem kriya untuk membahas arah kebijakan dan pengembangan industri jangka panjang.

Yogyakarta dipilih bukan semata-mata karena ketersediaan venue, melainkan memiliki ekosistem kriya yang paling kaya dan paling hidup di Indonesia.

Antara lain,  sentra perak Kotagede yang sudah aktif sejak abad ke-16, sentra gerabah Kasongan yang produknya telah memasuki pasar Eropa dan Australia, tradisi batik yang hidup di Kampung Batik Kauman dan Laweyan, serta komunitas desainer dan kreator yang menjadikan Yogyakarta sebagai salah satu kota paling aktif dalam ekosistem ekonomi kreatif Indonesia.

Penempatan INACRAFT Festival di Yogyakarta bukan hanya perpindahan lokasi ini adalah pernyataan bahwa festival kriya yang bermakna harus lahir dari dalam ekosistemnya sendiri, bukan hanya singgah di atasnya.

27 Tahun INACRAFT

Sebagai platform kolaboratif, INACRAFT  mencetak jejak pengalaman luar biasa. Sejak

Baca Juga: Manchester City Konfirmasi Kesepakan dengan Nottingham Forest untuk Transfer Elliot Anderson
pertama kali diselenggarakan pada 1999, festival ini diikuti lebih dari 100 peserta.

Kemudian INACRAFT 2026 di Jakarta yang berlangsung pada Februari 2026, pesertanya semakin bertambah bahkan berlipat, diikuti oleh 1.013 stand dari seluruh Indonesia dan 10 stand dari luar negeri.

Transaksi ritel INACRAFT 2026 Jakarta mencapai Rp 94,05 miliar dengan batik sebagai kontributor terbesar senilai Rp 34,8 miliar atau sebanyak 37%.

Kemudian diikuti fashion Rp 14,48 miliar, dan jewelry & aksesori Rp 13,35 miliar.

Subsektor kriya Indonesia mencatatkan ekspor sebesar US$806,63 juta pada 2025, tumbuh 15,46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

INACRAFT Festival 2026 hadir di momentum yang tepat ketika permintaan global terhadap produk kriya autentik sedang tumbuh, dan ketika ekosistem pengrajin Indonesia semakin siap untuk menjawab permintaan itu dengan kualitas dan skala yang lebih besar.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari kemeriahan INACRAFT Festival. Nikmati pengalaman menjelajahi beragam karya kriya terbaik dari para perajin dan pelaku industri kreatif Indonesia dalam satu kawasan yang penuh inspirasi.

Temukan berbagai produk kriya berkualitas, jelajahi inovasi hasil kolaborasi kreatif, serta dapatkan referensi terbaru mengenai tren, desain, dan pengembangan produk dari berbagai daerah. INACRAFT Festival menjadi ruang bertemu bagi pecinta kriya, pelaku usaha, komunitas, hingga masyarakat yang ingin menambah wawasan sekaligus menikmati suasana festival yang semarak.

Baca Juga: Susunan Pemain Resmi Swiss vs Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Tak hanya pameran, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai program spektakuler yang telah disiapkan, menghadirkan pengalaman yang menarik, edukatif, dan menghibur untuk semua kalangan.

Yang paling istimewa, masuk ke INACRAFT Festival tidak dipungut biaya alias GRATIS. Ajak keluarga, sahabat, dan rekan kerja untuk hadir, menikmati setiap momen, serta merasakan langsung kekayaan kreativitas dan karya terbaik Indonesia dalam satu festival yang penuh inspirasi.

Editor : Bahana.
#inacraft 2026 #Yogyakarta