Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pakar Ekonomi Prediksi Dolar AS Semakin Menguat Bisa Lampaui Rp 22.000 pada Pertengahan Tahun 2026

Meitika Candra Lantiva • Senin, 18 Mei 2026 | 12:50 WIB
Pakar Ekonomi
Pakar Ekonomi prof Ferry Latuhihin.

 

RADAR JOGJA - Pakar ekonomi prof Ferry Latuhihin memprediksi nilai mata uang dolar Amerika Serikat terhadap rupiah dapat menyentuh level Rp 22.000/US$ sampai Rp 25.000/US$.

Saat ini rupiah yang terus melemah, per Senin (18/5/2026), angkanya menyentuh Rp 17.630/US$.

Penguatan dolar bisa semakin menggila di tengah Badai El Nino, Karena menyebabkan krisis pangan di seluruh dunia.

Baca Juga: Michael Carrick: Luke Shaw Pantas Dipanggil Thomas Tuchel untuk Perkuat Inggris di Piala Dunia 2026

"Prediksi saya, ini Juli-Agustus, bukan tidak mungkin dolar itu sampai Rp 22.000 - Rp 25.000 (2026, Red)," ungkap prof Ferry dalam sebuah podcast YouTube Topo Santoso Official.

Fenomena alam global, memanasnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur secara abnormal, berdampak pada pangan.

Dimana kondisi ini, akan mengguncang dunia pertanian.

Tidak menutup kemungkinan terjadinya masa paceklik.

Baca Juga: Asteroid 2026 JH2 Lewat Sangat Dekat Bumi Hari Ini, Hanya 90.000 Km, Tak Ada Bahaya, Tapi Bikin Heboh

"Pangan itu sangat vital buat kita, tempe kedelai masih impor, gula impor, beras walaupun dibilang swasembada saya yakin masih impor, jagung impor, dan banyak lagi, sementara dolarnya naik," ungkapnya.

Dampaknya dirasakan masyarakat luas.

Kebutuhan pangan terkerek mahal.

 

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#Ferry Latuhihin #nilai mata uang #rupiah #pakar ekonomi #dolar as