Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Rupiah Terus Melemah, Dolar Semakin Menguat Tembus Rp 17.630/US$

Meitika Candra Lantiva • Senin, 18 Mei 2026 | 11:44 WIB
Nilai rupiah menurun Terhadap Dolar Amerika Serikat, Sementara Ringgit dan Dolar Singapura naik.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat terus melemah.

 

 

RADAR JOGJA - Rupiah melemah tajam pada perdagangan Senin (18/5/2026).

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika meningkat 0,97 persen menjadi Rp 17.630/US$.

Rupiah ditutup menguat 0,17 persen sebesar Rp 17.460/US$ pekan lalu (Rabu (13/5/2026).

Melansir dari Revinitif pergerakan kurs rupiah terhadap dolar terus menguat, dari pembacaan data berbasis grafik, kurs rupiah sempat menguat di angka Rp 16.000/US$ Antara bulan Juli-Oktober 2025. 

Baca Juga: Trump Duduk Lebih Rendah dari Xi Jinping di Beijing, Simbol Diplomasi China yang Mengguncang Dunia

Di bulan-bulan selanjutnya, nilai dolar Amerika justru semakin melambung dan rupiah semakin melemah.

Salah satu faktor penguatan dolar AS seiring berubahnya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve atau The Fed.

Data ekonomi AS menunjukkan bahwa tekanan harga masih meningkat, lantaran pasar mulai melirik peluang kenaikan suku bunga.

Dikuti dari Gotrade, pelaku pasar kini memperkirakan peluang The Fed menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin pada pertemuan Desember 2026.

Baca Juga: Dipermanenkan Napoli, Rasmus Hojlund Ungkap Perpisahannya dengan Manchester Aneh Namun Terasa Emosional

Pertemuan ini mendongkrak suku bunga menjadi 48,4 persen.

Lonjakan yang signifikan dari pertemuan sebelumnya di angka 14,3 persen.

Kenaikan dolar AS berdampak pada pasar global dan berpengaruh pada ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk mata uang Indonesia.

Kondisi ini menyebabkan rupiah rentan bergerak dan semakin tertekan pada dunia perdagangan.

Editor : Meitika Candra Lantiva
#kurs rupiah terhadap dolar #rupiah #Dolar #nilai tukar #Ekonomi