Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pelaku Usaha di Kebumen Tekan Biaya Operasional dengan Lapak Kontainer, Modal Rp 4 Juta Raup Untung Bersih Rp 200 Ribu Per Hari

Muhammad Hafied • Minggu, 3 Mei 2026 | 07:08 WIB
Pelaku usaha tetap leluasa berjualan meski di kontainer dengan ruang dan tempat terbatas. (M Hafied/Radar Jogja)
Pelaku usaha tetap leluasa berjualan meski di kontainer dengan ruang dan tempat terbatas. (M Hafied/Radar Jogja)
 

 



 

 

Tren berjualan dengan menggunakan kontainer atau boks besi kini semakin diminati para pelaku usaha kecil. Selain praktis dan fleksibel, penggunaan kontainer dipilih karena dinilai lebih hemat jika dibanding sewa atau membangun ruko dengan biaya relatif tinggi.

Seperti diungkapkan penjual bakso, Maya Himayatul Fardiah yang telah menikmati berjualan menggunakan kontainer. Ia mengaku selama ini sudah cukup nyaman berjualan, meski tempatnya terbatas atau hanya berukuran sekitar 2x3 meter.

Selain lebih praktis, di kontainer itu ia juga merasa aman karena terhindar dari sinar terik matahari dan guyuran air hujan.

Baca Juga: Wisuda Berbalut Duka, Lusi Kristiana Raih Sarjana dari Unimma Magelang Diwakili Keluarga; Skripsi Tuntas, Mimpi Nyaris Dirayakan 

"Kalau dihitung mending pakai ini. bisa bongkar pasang kalau mau pindah tempat," ucapnya kepada Radar Jogja, Jumat (1/5).

Meski ruangan sempit, Maya terlihat tetap lincah dalam melayani pembeli. Terlihat, tidak banyak barang yang dapat disimpan di kontainer. Hanya perkakas untuk berjualan dan sebuah etalase kecil.

 Di kontainer itu juga tampaknya hanya dapat diisi satu orang karena ruangan terbatas. "Biasa sih. Alat dan bahan di satu kotak, jadi tidak perlu mondar-mandir," katanya.

Baca Juga: Wisuda Berbalut Duka, Lusi Kristiana Raih Sarjana dari Unimma Magelang Diwakili Keluarga; Skripsi Tuntas, Mimpi Nyaris Dirayakan 

Dalam sebulan, kata Maya, penghasilan dari berjualan bakso di kontainer sudah lebih dari cukup. Ia merasa beruntung karena lokasi dirinya berjualan cukup strategis. Yakni, tak jauh dari Polres Kebumen. Diungkapkan, meski semi permanen kontainer yang ia pakai tetap kokoh.

Adapun harga beli kontainer itu tidak kurang dari Rp 4 juta. "Beli satu kali buat penggunaan lama. Dihitung omzet, modal dan pengeluaran segala macam masih untung. Soalnya sehari bersih rerata Rp 200 ribu," ucapnya.

Hal senada disampaikan Nur Khanifah, penjual es teh di pinggir Jalan Pemuda Kebumen. Baginya, penggunaan kontaner sebagai tempat berjualan merupakan pilihan alternatif untuk pelaku usaha kecil dengan modal terbatas.

Baca Juga: Laga Pamungkas PSS Sleman VS PSIS Semarang, BCS  dan Slemania Ingatkan Seluruh Anggotanya agar Tetap Kondusif 

Di satu sisi juga lebih estetik karena corak atau warna yang dibutuhkan dapat sesuai selera. "Lebih kelihatan rapi dan menarik mungkin ya. Karena bisa custom," urainya.

Lebih dari itu, menurutnya penggunaan kontainer juga memberikan fleksbilitas lokasi. Pemilik usaha dapat memindah kontainer sesuka hati ke lokasi yang dinilai strategis dan memberikan peluang besar.

Namun, hal paling krusial menurutnya dari kontainer ini mampu menekan biaya operasional selama berjualan. "Bisa pindah-pindah. Usaha kecil kalau mau di ruko, untungnya habis buat sewa," ujarnya. (fid/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#pelaku usaha #kebumen #kontainer #penjual bakso #ruko