MAGELANG - Anggota DPD RI Alfiansyah Bustami atau yang dikenal Komeng berkunjung ke Kota Magelang, Senin (16/2). Tidak hanya bertemu dengan jajaran pemkot, kunjungannya itu menjadi momentum promosi potensi daerah.
Komeng menyebut, ada kedekatan personal dengan Magelang. Sebab putranya saat ini menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil). Dalam agenda kunjungannya, Komeng juga menyambangi Taman Kyai Langgeng sebelum bertolak ke IKM Center untuk melihat beragam produk UMKM Kota Magelang.
Baca Juga: Wacana BUMD Aneka Usaha Tertunda, Pemkab Masih Pikul Kewajiban Rp 216,2 Miliar: ini Kendala Utamanya!
Dia mengaku terkesan dengan kualitas dan daya tahan produk-produk yang dipamerkan. Dia menyebut, mendapat informasi produk-produk dari Magelang ini bahkan pernah diekspor sampai ke Filipina. “Mungkin negara-negara lain akan menyusul," kata pria yang juga pelawak itu. “Eggak tahu besok nyusulnya naik ojek online apa ojek biasa."
Di IKM Center, Komeng menemukan sejumlah produk UMKM yang telah bertahan lebih dari dua dekade. Menurutnya, konsistensi tersebut menjadi indikator kuat bahwa produk-produk Kota Magelang memiliki pasar loyal. Ada yang sudah 25 tahun. “Biasanya orang setahun dua tahun sudah bosan atau ganti model. Tapi ini tetap diminati," imbuhnya.
Baca Juga: Lusy Laksita; Mentor MC dan Penyiar Senior Geronimo FM Jogja Berpulang, Tak Pamrih Beri Koreksi, Teman Baik Para Pelaku Seni
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan warga akan memperkuat rasa memiliki terhadap kota. "Kalau membangun bersama, warga juga tidak akan membuat yang tidak-tidak dengan kotanya sendiri. Membangun kota perlu kebersamaan, tidak pandang bulu," tuturnya.
Pengelola IKM Center Kota Magelang Maria Yosephine Hariati menyebut, kunjungan Komeng menjadi suntikan semangat bagi para pelaku UMKM. Dia berharap, sebagai figur publik sekaligus anggota DPD RI, Komeng dapat membantu mengenalkan IKM Center ke khalayak lebih luas.
Baca Juga: Kantongi Dukungan 67 Klub, Deny Ardianta Didorong Maju Jadi Ketua Umum Askab PSSI Sleman
Maria mengutarakan, keberadaan produk-produk legend yang tetap bertahan hingga puluhan tahun menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM baru yang masih mengalami fase naik turun penjualan. Produk-produk tersebut membuktikan bahwa usaha kecil dapat berkembang menjadi industri yang kuat jika dikelola dengan konsisten.
Kepala Bidang Perindustrian, DPPKUM Kota Magelang Hety Kusumawati menambahkan, IKM Center berfungsi sebagai sarana display dan promosi produk IKM dan UMKM di wilayahnya. Kehadiran Komeng dinilai sebagai momentum strategis untuk memperluas eksposur.
Baca Juga: Dampak Hujan dan Angin di Sleman, Sejumlah Titik Alami Longsor dan Pohon Tumbang
Ke depan, pemerintah tidak hanya memperkuat promosi, tetapi juga meningkatkan kesiapan kapasitas produksi masing-masing pelaku UMKM. "Harapannya kapasitas dan kualitas selalu terjaga, omzet meningkat, dan pada akhirnya kesejahteraan pelaku UMKM juga ikut naik," bebernya. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo