Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Penjual dan Pembeli di Pasar Rejowinangun Tak Kaget, Harga Sembako Rutin Naik Jelang Ramadan

Naila Nihayah • Jumat, 13 Februari 2026 | 23:45 WIB

 

LAYANI PEMBELI: Meski harganya tinggi, tapi pembeli masih memburu cabai di Pasar Rejowinangun, Kamis (20/3/2025).
LAYANI PEMBELI: Meski harganya tinggi, tapi pembeli masih memburu cabai di Pasar Rejowinangun, Kamis (20/3/2025).

 

MAGELANG - Menjelang Ramadan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Rejowinangun mulai merangkak naik. Daging ayam, cabai, hingga telur kompak mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir. Lonjakan harga itu membuat para pembeli mulai mengerem belanja.

Penjual daging ayam, Teguh Adi Prayitno mengutarakan, harga ayam potong kini menembus Rp 40 ribu per kilogram (kg). Sebelumnya, harga masih berada di kisaran Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu per kg.

"Sekarang Rp 40 ribu pakai tulang. Kalau daging saja Rp 45 ribu, tanpa kulit bisa Rp 50 ribu," ujarnya, Jumat (13/2).

Kenaikan tersebut, kata Teguh, terjadi sejak lima hari terakhir. Dari agen, harga sudah naik di level Rp 30 ribu sehingga pedagang tidak punya banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual.

Bahkan, menurutnya, harga saat ini lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran tahun lalu yang belum menyentuh Rp 40 ribu per kg. "Kalau turun mungkin nggak, tapi kalau naik bisa saja," katanya.

Dampaknya langsung terasa pada volume penjualan. Jika biasanya dia mampu menjual 50-60 kg per hari, kini turun sekitar 10-15 kg. "Kalau ada pesanan bisa 70-80 kg, tapi rata-rata sekarang turun," lontarnya.

Tidak hanya ayam, harga cabai juga melonjak. Pedagang sayur, M Fahrul menyebut, cabai rawit merah kini dijual Rp 85 ribu, naik dari sebelumnya sekitar Rp 60 ribu per kg. Cabai merah besar naik dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu per kg, sementara cabai jenis ceplus dari Rp50 ribu menjadi Rp 60 ribu per kg.

Dia mengatakan, kenaikan harga itu bukan semata karena momen Ramadan, melainkan pada pasokan dari daerah sentra yang berkurang. "Faktor musim, gagal panen. Hujan terus, banyak hama," paparnya.

Sementara itu, harga telur ayam ras juga ikut naik. Pedagang telur, Rina mengatakan, harga kini berada di kisaran Rp 29 ribu hingga Rp 30 ribu per kg, dari sebelumnya Rp27 ribu per kg.

Baca Juga: Jogja Siap Bersih dan Nyaman! Program Jogja Cling Dijadwalkan Setiap Pekan, Wujudkan Kota Pelajar Bebas Sampah dan Rumput Liar

"Kenaikan sudah seminggu ini. Biasanya memang menjelang puasa dan tradisi nyadran juga berpengaruh," katanya.

Analis Perdagangan Ahli Muda pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang Budi Imam Hakim menyebut, harga telur pekan lalu di kisaran Rp 25 ribu-Rp 26 ribu, sedangkan minggu ini Rp 27ribu-Rp 29 ribu per kg.

Sementara itu, harga daging sapi terpantau relatif stabil. Daging paha belakang berada di angka Rp 135 ribu per kilogram, paha depan Rp 125 ribu-Rp 130 ribu, dan tetelan Rp 80 ribu per kg.

 Baca Juga: Geger! Percobaan Pelecehan Seksual Anak SD di Gorong-gorong Umbulharjo

Kenaikan harga sejumlah komoditas ini, lanjut dia, menjadi pola rutin menjelang Ramadan. Namun, kombinasi faktor cuaca, gangguan produksi, dan meningkatnya permintaan musiman membuat tekanan harga tahun ini terasa lebih cepat. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #cabai #sembako #pasar rejowinangun #daging ayam #Harga naik jelang Ramadan