Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

OJK Ingatkan Pelajar: Rekam Jejak Keuangan Buruk Bisa Jadi Penghalang Cari Kerja

Naila Nihayah • Rabu, 7 Januari 2026 | 08:05 WIB
 Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK saat memberikan paparan kepada para siswa SMA Taruna Nusantara, Selasa (6/1).
 Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK saat memberikan paparan kepada para siswa SMA Taruna Nusantara, Selasa (6/1).


MUNGKID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya literasi keuangan sejak dini sebagai benteng generasi muda dari berbagai risiko finansial. Mulai dari pinjaman online ilegal, judi online (judol), hingga buruknya rekam jejak keuangan yang dapat berdampak pada masa depan karier.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan edukasi dan literasi keuangan yang digelar di SMA Taruna Nusantara Magelang, Selasa (6/1). Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menegaskan, saat ini, OJK mengatur dan mengawasi sekitar 4.000 pelaku usaha jasa keuangan.

"Tugas yang tidak kalah penting adalah melindungi masyarakat, salah satunya melalui edukasi seperti hari ini," kata perempuan yang akrab disapa Kiki itu.

Menurut dia, banyak persoalan serius yang berawal dari minimnya pemahaman keuangan, bahkan menjerat anak-anak muda yang secara akademik berprestasi. Dia menyinggung sejumlah kasus mahasiswa di perguruan tinggi ternama yang terjerumus pinjaman online ilegal dan judol, hingga berujung pada tindakan kriminal.

Tak hanya itu, Kiki juga mengingatkan dampak jangka panjang dari perilaku keuangan yang buruk, khususnya terkait Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Catatan kredit yang bermasalah, kata dia, bisa menjadi penghalang serius saat seseorang melamar pekerjaan.

Menurutnya, literasi keuangan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter taruna-taruni sebagai calon pemimpin bangsa.

Dia menyebut, pemimpin yang baik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengelola sumber daya, satu di antaranya keuangan.

"Literasi keuangan ini membentuk karakter yang mandiri, bertanggung jawab, dan matang dalam mengambil keputusan," ujarnya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pinjol #Magelang #SMA Taruna Nusantara #SLIK OJK #judol #Friderica Widyasari Dewi #OJK #Otoritas Jasa Keuangan #kiki