KEBUMEN - PT BPR BKK Kebumen (Perseroda) berhasil mencatatkan tren positif jelang tutup buku akhir tahun. Tercatat hingga akhir November 2025, bank pelat merah ini telah sesuai target, bahkan beberapa indikator melebihi target kinerja.
Direktur Utama PT BPR BKK Kebumen Sutrisno mengaku lega capaian kinerja di penghujung tahun 2025 tidak meleset dari target. Kondisi ini menunjukkan bank yang dipimpin dalam kondisi baik.
"Masih kami genjot terus capaiannya sesuai rencana bisnis perusahaan," ucapnya, kepada Radar Jogja, Senin (8/12).
Berdasar hasil rekap per November 2025, PT BPR BKK Kebumen mampu mencatat aset bank mencapai Rp 562,8 miliar atau 102,20 persen. Torehan ini bahkan berhasil melampaui target dari rencana bulan Desember 2025 sebesar 101,22 persen. Dengan kata lain perusahaan daerah ini berhasil surplus Rp 6,77 miliar dari target akhir tahun.
Pada indikator lain capaian pemenuhan target terlampaui pada sektor dana pihak ketiga (DPK). Realisasinya mencapai Rp 488,3 miliar atau melampaui target bulan November, yaitu 103,15 persen. "Performa ini ditopang tabungan dan deposito. Masing-masing lebih dari Rp 200 miliar," ungkapnya.
Sutrisno menyebut, masih ada sektor yang perlu lebih dioptimalkan meski kini telah mencapai target 93,30 persen. Yaitu sektor kredit, posisi sekarang sudah menempati angka Rp 364,1 miliar.
Dia mengungkapkan, sektor ini memiliki tantangan tersendiri karena beberapa instrumen seperti kredit pegawai negeri dan perangkat desa dialihkan ke salah satu bank daerah. "Tantangan utama perusahaan sektor penyaluran kredit," bebernya.
Guna optimalisasi, lanjut Sutrisno, pihaknya telah menggulirkan program ekonomi berbasis kerakyatan. Seperti program kresit bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI), kredit usaha rakyat (KUR) khusus pedagang pasar dengan plafon hingga Rp 10 juta dan suku bunga bersaing 0,5 persen. Selain itu terdapat program pemberian akses permodalan di sektor pertanian.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengapresiasi atas capaian kinerja PT BPR BKK Kebumen. Ia meminta seluruh karyawan mampu menjaga kinerja dengan baik agar rapor akhir tahun tercapai optimal.
Diharapkan keberadaan bank milik daerah tersebut mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat. "Peran BPR BKK semakin penting. Bank ini hadir sebagai bank rakyat daerah yang membantu UMKM dan keluarga kecil," jelasnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo