JOGJA - Olahraga lari yang kini tengah ngetren menjadi peluang tersendiri bagi pengusaha toko sepatu brand lokal. Bahkan ekspansi ke pusat-pusat kota pun mulai dilakukan. Meskipun kini penjualan online lebih diminati.
Manajer Ojan Sport Indonesia Muhammad Asrori mengatakan, pihaknya memang membidik titik pusat kota agar lebih banyak meraup konsumen. Yakni membuka toko di Jalan Mojo, Baciro, Gondokusuman.
Asrori menyebut, lokasi tersebut dipilih karena lebih representatif. Lantaran dekat dengan sejumlah ruang untuk berolahraga lari masyarakat seperti GOR Amongrogo dan Stadion Mandala Krida
“Setelah lebih dari sepuluh tahun beroperasi di Kotagede, kami memutuskan pindah ke lokasi yang lebih representatif di Gondokusuman,” ujar Asrori saat ditemui di tokonya, Selasa (2/12/2025).
Pria 30 tahun ini pun mengungkapkan, Yogyakarta juga merupakan ruang potensial bagi pengusaha toko sepatu. Sebab merupakan kota pilihan kedua penghobi lari nasional setelah Jakarta.
Kondisi tersebut, menurut dia, tidak lepas dari cukup masifnya berbagai event lari di Kota Jogja. Sekaligus mulai digemarinya lari karena menjadi suatu kegiatan olahraga yang murah dan sederhana.
Asrori mengungkapkan, sejak tren lari berkembang pesat di Kota Jogja penjualan sepatu lari memang naik signifikan. Bahkan menggeser penjualan sepatu sepak bola dan futsal.
Dalam sebulan, setidaknya ada cukup banyak pasang sepatu yang mampu terjual secara online maupun offline. Penjualan tersebut didominasi oleh produk lokal yang dibuat oleh produsen sepatu Indonesia.
“Hal ini didukung oleh ekosistem yang kondusif, banyaknya event lari mingguan hingga bulanan, serta keberadaan komunitas lari yang aktif di Kota Jogja,” bebernya. (inu)
Editor : Heru Pratomo