JOGJA – Program Inkubasi Bisnis Kawula Muda yang digelar Dinas Koperasi dan UKM DIY bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DIY terbukti efektif dalam mendorong perkembangan wirausaha muda. Setelah mengikuti program selama tiga bulan, para peserta berhasil meningkatkan omzet penjualan secara signifikan.
“Dari rata-rata Rp3,4 juta per bulan menjadi Rp9 juta per bulan,” ujar Bio Hadikusuma di sela kegiatan Business Matching Program Inkubasi Bisnis Kawula Muda, Senin (27/10).
Baca Juga: Sekda Kota Magelang Jadi Staf Ahli Wali Kota, Sebut Bukan Politis tapi Regenerasi
Sebanyak 35 peserta yang terdiri atas pelajar dan alumni SMA/SMK terpilih telah memasuki level tiga setelah menjalani masa inkubasi. Menurut Bio, fokus utama kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi peserta untuk mempresentasikan rencana pengembangan usaha di hadapan investor dan mitra strategis sebagai bentuk uji kelayakan bisnis.
“Melalui Business Matching, peserta diharapkan mampu memperluas jejaring kemitraan, membuka akses pendanaan, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalin kolaborasi bisnis,” tambahnya.
Baca Juga: Bikin Deg-degan, Tiga Nama Calon Kepala Dinas Sudah di Tangan Bupati Kebumen Lilis Nuryani
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah SMK Disdikpora DIY, Dr. Wiwik Indriyani, dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap semangat peserta dan para pendamping program. Ia menilai, kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi dalam pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL) di sekolah.
“PKL sekarang bisa dikembangkan menjadi project work yang menghasilkan sesuatu, baik bagi sekolah maupun siswa, termasuk PKL Wirausaha. Ini bisa menjadi pilihan bagi sekolah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kewirausahaan Dinas Koperasi dan UKM DIY, Wisnu Hermawan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk mencetak wirausaha muda yang mandiri dan tangguh. Peserta program merupakan alumni Momenku Siap Berkemas yang sebelumnya telah mendapatkan berbagai pelatihan dasar kewirausahaan.
“Mereka diberi banyak tugas, mulai dari memperbaiki kemasan, promosi, legalitas, hingga strategi pemasaran produk. Kini mereka tampil percaya diri mempresentasikan kekuatan produknya,” jelas Wisnu.
Baca Juga: Geruduk DPRD Kebumen, Pemilik Ruko Pasar Wonokriyo Perjuangkan Status HGB
Ia menambahkan, peserta yang dinilai memiliki potensi kuat akan memperoleh insentif modal dari investor untuk mengembangkan usahanya.
“Harapannya, anak-anak ini bisa tumbuh menjadi wirausahawan yang kuat, tangguh, dan percaya diri. Ke depan, mereka juga akan kami libatkan dalam berbagai kegiatan Dinas Koperasi DIY agar terus berkembang,” jelasnya.
-
Editor : Heru Pratomo