RADAR JOGJA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali ke zona hijau pada perdagangan Rabu (10/9/2025), setelah beberapa hari terakhir sempat tertekan akibat ketidakpastian pasca-reshuffle kabinet.
Penguatan ini menunjukkan optimisme pelaku pasar terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah yang dipimpin Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa.
Pada perdagangan Kamis pagi, 11 September 2025, IHSG dibuka menguat 1,06% ke level 7.781,17 dan terus bergerak positif, mencapai level tertinggi 7.797,61.
Sebanyak 342 saham menguat, 152 saham melemah, dan 155 saham stagnan.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 2,67 triliun dengan volume 3,95 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Penguatan IHSG ini juga didukung oleh sektor-sektor utama seperti keuangan, infrastruktur, dan properti yang kompak bergerak di zona positif.
Selain itu, nilai tukar rupiah menguat tipis ke posisi Rp 16.454 per dolar AS, turut memberikan sentimen positif bagi pasar.
Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat menguat tipis ke posisi Rp 16.454 per dolar, yang turut memberi dorongan bagi IHSG.
Analis menambahkan, sepanjang kondisi politik dan ekonomi domestik tetap kondusif, IHSG berpotensi melanjutkan tren positif.
Namun, investor tetap diingatkan untuk mewaspadai potensi koreksi teknikal, terutama jika IHSG gagal bertahan di atas level 7.700.
Dengan rebound ini, IHSG menunjukkan bahwa pasar modal domestik masih tangguh dan mampu beradaptasi terhadap dinamika politik serta perubahan kebijakan.
Para pelaku pasar pun menunggu langkah konkret dari pemerintah baru untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. (Bima Samudra)
Editor : Meitika Candra Lantiva