Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

ISRA Ajak Kolaborasi Lintas Sektor: Dorong Dampak, Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan dengan Kerangka Kerja ESG

Meitika Candra Lantiva • Kamis, 10 Juli 2025 | 21:58 WIB
Panel diskusi kegiatan ISRA di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Kamis (10/7/2025).
Panel diskusi kegiatan ISRA di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Kamis (10/7/2025).
 
SLEMAN - Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) kembali digelar, Kamis (10/7/2025).
 
ISRA merupakan ajang diseminasi pengetahuan dan penghargaan bagi pelaku bisnis berbagai industri atas komitmen, dedikasi, dan inovasinya dalam melaksanakan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
 
Kali ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam mewujudkan masa depan yang berkelanjutan, salah satunya melalui diskusi panel dengan tema "Driving Impact, Building a Sustainable Future".
 
Ketua Penyelenggra ISRA Titis Puspita Dewi menjelaskan, kegiatan ini menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk korporasi, institusi akademik, dan komunitas, sebagai kunci utama dalam menciptakan dampak yang nyata sekaligus berkelanjutan.
 
 
"Saat ini lagi in, kami ingin mengajak orang-orang sama-sama belajar soal ESG dan fokus tentang keberlanjutan itu sendiri," ungkap Titis di sela kegiatan yang digelar di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center, Kamis (10/7/2025).

Keberlanjutan tersebut, kata dia, tentang bagaimana sebuah perusahan dapat mencapai mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
 
Kegiatan ini membahas tentang Environmental, Social, and Governance (ESG) dan Sustainability.
 
Yaitu, kerangka kerja strategis untuk mengevaluasi kinerja keberlanjutan dan etika suatu perusahaan.
 
 
ISRA gelar rangkaian acara kolaborasi dengan perusahaan, akademisi, praktisi, lembaga dan masyarakat di Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta, Kamis (10/7/2025).
ISRA gelar rangkaian acara kolaborasi dengan perusahaan, akademisi, praktisi, lembaga dan masyarakat di Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta, Kamis (10/7/2025).
 
 
ISRA Ketiga Kalinya Digelar
 
ISRA, pertama kali digelar di Solo, pada 22 Juni 2023.
 
Pada 2024, ISRA kembali digelar di Solo yang membahas tentang "Perubahan Iklim".
 
Perubahan iklim jadi bagian dari Sustainability, bagaimana perusahaan-perusahaan melaksanakan praktik keberlanjutan.
 
Agenda ISRA ketiga, digelar di Yogyakarta, sekaligus menarik wisatawan.
 
Sebab para peserta hadir dari berbagai wilayah.
 
Titis menilai, penyelenggaraan ISRA yang ketiga kalinya ini dampaknya semakin luas tidak hanya bagi perusahaan, melainkan juga praktisi akademisi, maupun lembaga atau komunitas.
 
"Perusahaan tidak hanya sekedar menjalankan sehari-hari bisnisnya, tetapi fokus pada hal-hal inklusif, seperti difabel yang mulai diberdayakan," katanya.
 
Terkait isu perubahan iklim, tutur dia, Green washing menjadi isu menarik yang mulai konsen didalami.
 
 
 
Rangkaian Kegiatan
 
Panel Discussion menjadi salah satu rangkaian kegiatan diselenggarakan ISRA 2025.
 
Agenda ini terbagi dalam 3 (tiga) panel paralel yang tersebar di tiga ruang berbeda: Room Yudistira, Room Arjuna, dan Room Gatotkaca.
 
Masing-masing panel menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang dan dipandu oleh moderator dari Prospect Institute.
 
Setiap diskusi menggali satu isu strategis yang saling melengkapi untuk memperkuat pemahaman dan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di Indonesia.
 
"Driving Impact, Building a Sustainable Future" diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan panel diskusi dan menghadirkan beragam pemateri dari berbagai lintas disiplin ilmu.
 
 
Antara lain, yakni Lany Harijanti (Regional Program Manager Global Reporting Initiative), Prof Iman Harymawan (Guru Besar Akutansi Keberlanjutan dan Tata Kelola Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga) serta Dyah Putri Utami (Head Communication and Partnership Impact Meter).
 
Bernadus Irmanto, Director and Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk, membuka sesi dengan menekankan pentingnya menjadikan keberlanjutan sebagai identitas perusahaan.
 
Dia memaparkan strategi kepemimpinan PT Vale dalam mengelola dampak sosial dan lingkungan secara strategis, serta membangun kemitraan jangka panjang dengan masyarakat sebagai mitra pembangunan.

“Tidak ada masa depan tanpa pertambangan, dan tidak akan ada pertambangan tanpa kepedulian terhadap masa depan,” papar Director and Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale Indonesia Tbk Bernadus Irmanto.

Baca Juga: Fenomena Bediding, Suhu di DIY Bisa di Bawah 20 Derajat Celcius

Conference of ISRA 2025 bukan sekadar ajang akademik, melainkan platform kolaboratif untuk mempertemukan praktik baik dan pendekatan berbasis data dalam menjawab tantangan iklim, sosial, dan tata kelola. 


Melalui kegiatan ini, ISRA berupaya menghubungkan dunia akademik dengan dunia praktik, memperkuat ekosistem keberlanjutan yang inklusif dan adaptif.

Konferensi ini dibuka dengan sesi registrasi peserta dan technical meeting, diikuti presentasi jurnal.

Di akhir sesi, diumumkan pemilik best paper dan best presenter sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi intelektual mereka.

Pemberian award akan dilakukan di penghujung acara kegiatan, malam ini. 
  
 
Editor : Meitika Candra Lantiva
#kolaborasi #Isra #perusahaan #Membangun Masa Depan yang Berkelanjutan #dampak #isra 2025 #ESG #indikator