SLEMAN - Di musim haji seperti saat ini penukaran valuta asing, terutama riyal Arab Saudi, meningkat. Mayoritas untuk bekal calon jemaah haji (CJH) yang akan berangkat beribadah haji ke tanah suci.
"Sebelum CJH berangkat ke tanah suci sudah banyak yang melakukan penukaran rupiah ke riyal," kata Direktur Andalan Money Changer Ir. Intan Pranandari, S.Si di sela perayaan satu tahun Andalan Money Changer yang jatuh pada 1 Juni 2025, Sabtu (31/5).
Untuk paket penukaran bagi uang saku CJH ini, Andalan Money Changer menawarkan paket 250 riyal yang senilai Rp 1 jutaan. Peminatnya diakui Intan cukup banyak. Beberapa ada yang menukarkan hingga lima paket.
"Selain uang riyal Arab Saudi juga banyak yang menukarkan dolar Amerika Serikat, karena di Arab Saudi transaksi dengan dolar juga diterima," katanya.
Diakuinya, penukaran mata uang asing yang paling banyak diminaƟ oleh konsumen selama periode setahun ini adalah riyal. Periodenya sejak awal tahun, yang biasanya diperuntukkan bagi jemaah umrah. Hingga puncaknya jelang pelaksanaan ibadah haji.
Selain itu mata uang asing lainnya yang juga banyak diminati konsumen dan pelanggan di Andalan Money Changer adalah dolar Amerika Serikat, dolar Singapura, ringgit Malaysia, yen Jepang, Euro, baht Thailand, dan yuan Tiongkok.
Di Andalan Money Changer sendiri total ada 26 mata sang asing seperti dong Vietnam, poundsterling Inggris, frank Swiss, dolar Kanada, dan sbagian negara di wilayah Timur Tengah.
"Biasanya penukaran valas ini untuk uang saku wisatawan yang akan berlibur atau ada yang tugas hingga jastip," katanya.
Selama setahun beroperasi, Andalan Money Changer yang berada di ruko Tirta Mas Jalan Godean ini, lanjut Intan, sudah banyak pelanggannya. Dia menyebut pelanggan, karena sudah sering menukarkan mata uang asing di Andalan Money Changer.
"Karena kami berusaha menyediakan pelayanan terbaik, rate kompetitif hingga delivery service," jelasnya.
Untuk memperingati ulang tahunnya yang pertama, Andalan Money Changer mengadakan kegiatan sosial dengan membagikan sembako sejumlah 500 pax yang dibagikan kepada warga sekitar dan pengguna Jalan Godean.
"Karena semangat kami bukan sekadar profit oriented tapi bisa dinikmati masyarakat, setiap bulan kami juga sering berbagi," ungkapnya.
Editor : Heru Pratomo