MAGELANG - Pembangunan Artotel Leguna Magelang masih berproses. Targetnya, hotel tersebut bakal beroperasi pada akhir tahun ini. Dengan total kamar sebanyak 112 unit. Hotel berkonsep seni kontemporer dan gaya hidup masa kini itu digadang-gadang dapat meningkatkan investasi di Kota Magelang.
Pembangunan hotel tersebut dimulai sejak Desember 2023 dan berdiri di atas lahan seluas 2.457 meter persegi. Prosesi topping off yang dilangsungkan pada Minggu (25/5) menandai babak baru bagi pembangunan hotel, yakni tahap penyelesaian interior dan eksterior.
Founder & CEO Artotel Group Erastus Radjimin mengutarakan, bakal ada 112 kamar yang bernuansa seni dengan empat tipe kamar, mulai dari standar, deluxe, suite, dan presidential suite. Selain itu, hotel tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang mendukung kegiatan bisnis, MICE, dan liburan.
Bahkan, kata dia, bangunan hotel tersebut dirancang apik yang terinspirasi dari ikon wisata Magelang, yakni Candi Borobudur. "Bagi kami, Kota Magelang sangat potensial sebagai kota wisata dan bisnis karena diapit oleh dua kota besar, seperti Semarang dan Jogja," ujarnya, Minggu (25/5).
Nantinya, Artotel akan menggandeng sejumlah seniman lokal di Jawa Tengah untuk turut ambil bagian dalam menuangkan kreativitasnya. Setiap lantai, bakal digarap oleh satu seniman. Menariknya, masing-masing kamar dibuat berbeda dan memiliki cerita di setiap sudutnya.
Dia berharap, keberadaan Artotel Leguna Magelang ini dapat meningkatkan angka kunjungan wisata di Kota Gethuk. Sekaligus menggeliatkan industri ekonomi kreatif melalui beragai kegiatan seni dan kreativitas. Sehingga nilai investasi di Kota Magelang akan bertumbuh. "Total ada 10 lantai, semoga bisa beroperasi Desember 2025 ini," paparnya. (aya)
Editor : Heru Pratomo