Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Trump Tunda Kenaikan Tarif untuk Sebagian Besar Negara Selama 90 Hari, Kecuali China Naik Jadi 125 Persen

Bahana. • Jumat, 11 April 2025 | 19:45 WIB
Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump mengeluarkan berbagai pernyataan kontroversial sebelum dilantik.
Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump mengeluarkan berbagai pernyataan kontroversial sebelum dilantik.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Rabu (9/4) mengumumkan penundaan kenaikan tarif impor untuk sebagian besar negara selama 90 hari.

Trump menyampaikan pengumuman ini melalui media sosial sekitar pukul 13.30.

Ia menyebut bahwa lebih dari 75 mitra dagang tidak membalas kebijakan tarif sebelumnya dan sudah menghubungi Amerika Serikat untuk membahas beberapa isu perdagangan.

Namun, penundaan ini tidak berlaku untuk China.

Negara tersebut telah melakukan aksi balasan dengan menaikkan tarif hingga 84%, sehingga Trump memutuskan untuk menaikkan tarif terhadap produk China menjadi 125% dan berlaku langsung.

“Berdasarkan kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan China terhadap Pasar Dunia, saya dengan ini menaikkan tarif yang dikenakan Amerika Serikat kepada China menjadi 125%, efektif segera,” tulis Trump.

Trump menambahkan, “Saya berharap suatu saat nanti China menyadari bahwa hari-hari menipu AS dan negara lain sudah tidak bisa diterima lagi.”

Sebelum mengumumkan penundaan ini, Trump masih menunjukkan sikap keras terhadap tarif.

Beberapa jam sebelumnya ia bahkan sempat menulis "BE COOL" di akun Truth Social miliknya, menandakan ia tetap mendukung tarif tinggi.

Pemberian jeda tarif selama 90 hari ini diberlakukan oleh Presiden Trump untuk negara-negara yang tidak melakukan aksi balasan terhadap kebijakan tarif Amerika Serikat dan bersedia membuka ruang negosiasi.

Hal ini berbeda dengan China, yang justru merespons kebijakan tersebut dengan tindakan balasan.

“Itulah yang saya lakukan terhadap China, karena mereka membalas. Kita lihat saja bagaimana hasilnya nanti. Saya rasa ini akan berhasil dengan baik,” tegas Trump.

Kini, pemerintahan Trump dihadapkan pada tantangan besar untuk merundingkan puluhan kesepakatan dagang baru dalam waktu 90 hari.

Dengan tarif baru, biaya impor barang dari China ke AS melonjak tajam. Barang-barang tersebut mencakup mainan, sepatu, televisi, hingga iPhone.

Sebaliknya, barang ekspor AS ke China seperti hasil pertanian dan mesin juga terkena dampaknya karena dibalas dengan tarif lebih tinggi dari pihak China.

Pasar keuangan yang sempat terpukul oleh perang dagang langsung merespons positif.

Indeks S&P 500 naik lebih dari 9%, Nasdaq melonjak 12%, dan Dow Jones menguat hampir 3.000 poin.

Saham Tesla termasuk yang paling diuntungkan, naik hingga 22%.

Trump telah lama mempromosikan tarif sebagai solusi untuk memperbaiki masalah ekonomi AS.

Ketika ia pertama kali mengumumkan kebijakan ini pada 2 April lalu, ia menyebut hari tersebut sebagai "Hari Pembebasan," karena menurutnya selama puluhan tahun AS telah dirugikan oleh negara lain.

Penulis: Abel Alma Putri

Editor : Bahana.
#perang dagang #trump #china