Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

DPD REI DIY Catat Rumah Tipe 36 Jadi Yang Paling Laris Dibeli saat Pameran Properti

Gregorius Bramantyo • Minggu, 9 Februari 2025 | 12:50 WIB
Ilustrasi Perumahan Tapera.
Ilustrasi Perumahan Tapera.

JOGJA – DPD Real Estate Indonesia (REI) DIY mencatat lebih dari 50 persen pembeli di DIY memilih rumah pada harga di atas Rp 500 juta sampai dengan Rp 750 juta. Hal itu terlihat dari pameran properti yang mereka gelar, bertajuk Amazing REI Property Expo 2025 pada 28 Januari-2 Februari 2025 kemarin.

 

Wakil Ketua Bidang Pameran DPD REI DIY Ujang Muksin mengatakan, transaksi yang tercatat dalam pameran tersebut mencapai total Rp 37 miliar. Jumlah itu masuk dari target REI DIY di angka Rp 25 miliar hingga Rp 50 miliar. Rata-rata rumah yang paling diminati berada dalam kisaran harga Rp 500 juta hingga Rp 750 juta. 

 

“Itu 50 persen lebih sedikit yang membeli, jadi harga tersebut yang paling laku,” kata Ujang saat dihubungi Radar Jogja, Sabtu (8/2/2025).

Menurutnya, peminat rumah dengan harga tersebut umumnya berasal dari kalangan menengah ke atas. Baik untuk tujuan investasi maupun kebutuhan pribadi. Seperti membeli rumah untuk anak yang sedang kuliah.

 

“Rumah harga segitu dari mulai tipe 36, tipe 46, dan tipe 50-an. Harga segitu harga rumah satu lantai,” ujarnya.

 

Menurutnya, pembeli rumah dengan harga tersebut cukup bervariasi. Mulai dari pasangan muda, keluarga muda, hingga orang tua yang ingin memberikan tempat tinggal bagi anak-anak mereka yang berkuliah.

Biasanya, kata Ujang, permintaan rumah di kisaran harga tersebut akan semakin meningkat menjelang liburan panjang. Khususnya bagi orang tua yang mencari tempat tinggal bagi anak mereka yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. 

 

“Januari dan Februari ini kan (perguruan tinggi) swasta sudah buka pendaftaran, salah satunya orang mulai nyari rumah,” ucapnya.

 

Ujang menyebut, pembelian rumah juga sering meningkat di pertengahan tahun dan akhir tahun. Apalagi dengan adanya musim liburan.

Dia mengungkapkan, musim liburan memberi dampak yang signifikan bagi pasar properti di Jogja. Banyak orang yang datang ke Jogja untuk berlibur sekaligus mencari rumah. Waktu liburan seringkali dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk survei lokasi sambil menikmati liburan keluarga.

 

“Survei sekaligus cari rumah, musim liburan itu berpengaruh,” kata Ujang. (tyo)

Editor : Heru Pratomo
#rumah tipe 36 #DIY #DPD REI DIY #pameran properti