Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pembayaran Digital di Yogyakarta Naik, BI DIY Targetkan Peningkatan Penggunaan QRIS di 2025: Edukasi Bakal Digencarkan

Gregorius Bramantyo • Rabu, 5 Februari 2025 | 14:35 WIB
BAYAR NON TUNAI : Papan barcode QRIS terpajang di kios . Fasilitas pembayaran non-tunai tersebut disediakan pedagang untuk memudahkan transaksi.
BAYAR NON TUNAI : Papan barcode QRIS terpajang di kios . Fasilitas pembayaran non-tunai tersebut disediakan pedagang untuk memudahkan transaksi.

JOGJA – Bank Indonesia (BI) DIY menargetkan peningkatan penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) pada 2025 dengan memperluas akses ke komunitas dan merchant.

Hingga triwulan III 2024, jumlah merchant QRIS mencapai 815 ribu, naik 21,21 persen (yoy), sementara jumlah pengguna tumbuh 21,39 persen menjadi 913 ribu.

Kepala Kantor Perwakilan BI DIY Ibrahim mengatakan, transaksi QRIS di DIY mencapai Rp 5,81 triliun, naik 298,87 persen (yoy) dengan 60,27 juta transaksi.

Pembayaran digital di DIY juga tumbuh baik. Pihaknya mencatat jumlah pengguna QRIS di DIY hingga akhir 2024 mencapai 925.880 pengguna.

“Prospeknya masih terus tumbuh karena sosialisasi, edukasi terkait dengan digitalisasi bersama-sama dengan pemda, dengan sekolah masih terus kami lakukan,” ujarnya, Selasa (4/2).

BI DIY menargetkan peningkatan jumlah pengguna, merchant, dan volume transaksi QRIS dengan memperkuat kolaborasi nasional dan daerah, termasuk melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) DIY. “Untuk memperluas akseptasi QRIS,” katanya.

BI juga memperluas penggunaan QRIS ke komunitas, seperti masjid, pesantren, sekolah, serta event seni dan olahraga, bekerja sama dengan penyedia jasa pembayaran.

Edukasi akan digencarkan melalui Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) dan Pekan QRIS Nasional.

“Kami ingin memastikan QRIS semakin digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Ibrahim. (tyo/wia)

 
Editor : Winda Atika Ira Puspita
#BI #QRIS #pengguna qris #bank indonesia #Merchant #pembayaran digital