Merek sepatu Bata legendaris dan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia yang sudah hampir satu abad.
Tutupnya pabrik sepatu Bata dikarenakan telah mengalami kerugian terus-menerus selama 4 tahun terakhir.
PT Sepatu Bata Tbk telah membuat keputusan yang mengejutkan bagi banyak masyarakat Indonesia karena sejarahnya yang panjang.
Sejarah dari sepatu Bata bermula dari Republik Ceko pada tahun 1894, disaat tiga bersaudara Tomas, Anna, dan Antonin Bata mendirikan Perusahaan sepatu bernama T&A Bata.
Pada tahun 1905, Bata memproduksi 2.200 pasang sepatu pada setiap harinya. Menjadikan Bata perusahaan alas kaki terbesar di Eropa pada saat itu.
Tomas Bata lalu pergi ke Amerika Serikat untuk mempelajari ilmu bisnis, manajemen produksi, hingga penyimpanan stok yang efisien.
Kemudian pada tahun 1926-1928, Bata telah menguasai setengah dari seluruh ekspor di Cekoslowakia.
Pada tahun 1931 nama sepatu Bata mulai terukir di Indonesia.
Bata kemudian melakukan kerjsama dengan NV Netherlands-Indisch sebagai improtir sepatu di Tanjung Priok.
Kemudian Tomas Bata mendirikan pabrik sepatu di area Kalibata, di Jalan Kalibata raya Jakarta Selatan.
Pada tahun 1940 Bata mulai memproduksi dan membuka toko pertamanya di Jakarta.
Baca Juga: Prediksi Bayer Leverkusen vs AS Roma Leg Kedua Semifinal Europa League, H2H dan Susunan Pemain
Baca Juga: Cuaca di Tanah Suci Sangat Panas, Menag Yaqut Minta Jemaah Haji Untuk Melakukan Hal Ini
Merek sepatu Bata sangat diterima baik oleh masyarakat Indonesia karena kualitasnya yang baik dan harga yang terjangkau.
Selama kurang lebih seabad merek ini telah menemani masyarakat Indonesia.
Namun sayangnya mereka telah menghentikan produksinya pada tanggal 30 April 2024.
Meski demikian, masyarakat Indonesia masih akan tetap mengenang merek sepatu Bata.