BANTUL - PT Bank Jago Tbk melalui unit usaha syariahnya Jago Syariah berkomitmen mendukung pengembangan ekonomi syariah dan industri halal di Indonesia.
wujud komitmen itu, dengan mendukung pameran produk halal dan ekonomi syariah Halal Fair 2024.
Head of Sharia Business Bank Jago Waasi Sumintardja menjelaskan, partisipasi Jago Syariah dalam Halal Fair sejalan dengan aspirasi meningkatkan kesempatan tumbuh berjuta insan melalui solusi keuangan digital yang berfokus pada kehidupan life-centric.
Sehingga melalui Jago Syariah, Bank Jago menyediakan produk dan layanan perbankan syariah berupa aplikasi yang secanggih dan setara perbankan konvensional, baik dari sisi kemudahan, kenyamanan, dan keamanan bertransaksi.
Saat ini Indonesia merupakan rumah dari lebih 230 juta umat muslim terbesar di dunia.
Namun, produk dan layanan perbankan syariah sepertinya masih belum menjadi pilihan utama dibandingkan produk dan layanan perbankan konvensional.
"Melalui acara Halal Fair, kami ingin mengenalkan Jago Syariah untuk membantu nasabah mencapai tujuan keuangan sekaligus meningkatkan literasi dan keuangan syariah nasional," kata Waasi.
Waasi berharap agar Halal Fair itu bisa menjadi sarana inkubasi pelaku bisnis halal, terutama usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Tidak hanya itu, gelaran syariah semacam ini juga diharapkan bisa semakin memperkenalkan produk dan layanan keuangan Syariah kepada masyarakat luas yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
"Jago Syariah berkomitmen untuk selalu di depan dalam berbagi kebaikan. Yakni dengan menghadirkan solusi keuangan dengan prinsip syariah yang dapat membantu pengelolaan keuangan nasabah secara praktis bersama dengan orang-orang terdekat," jelasnya.
Halal Fair 2024 yang diselenggarakan oleh Jago Syariah itu berlangsung selama tiga hari yakni mulai dari hari Jumat (3/5/2024) sampai Minggu (5/5/2024) di Jogja Expo Center (JEC), Bantul, Yogyakarta.
Ada sebanyak 111 brand dari berbagai kategori yang dihadirkan dalam bisnis di Halal Fair 2024.
Brand-brand Itu mulai dari produk busana muslim, produk kecantikan halal, travel haji atau umrah, pendidikan, kuliner, perbankan dan keuangan syariah, serta multiproduk lainnya.
Dengan berpartisipasi dalamacara tersebut, harapannya masyarakat Jogja dan sekitarnya bukan hanya berkesempatan berbelanja produk halal dengan harga spesial saja.
Sekaligus, bermuamalah, meningkatkan jejaring dan skill bisnis, serta berwisata syariah bersama keluarga.
DIY menjadi salah satu di antara delapan provinsi lainnya yang masuk
dalam prioritas pengembangan ekonomi syariah nasional, selain Aceh, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jawa Timur, dan Jawa Barat.
"Halal Fair series menjadi salah satu ikhtiar untuk mendorong semua pihak terkait, khususnya pelaku UMKM dan otoritas terkait untuk mengoptimalkan potensi industri halal nasional," tandasnya. (ayu)
Editor : Meitika Candra Lantiva