RADAR JOGJA – Selama masa Natal dan tahun baru (Nataru), Pertamina mencatat peningkatan bahan bakar mesin (bbm) di Jawa Tengah-DIJ sebesar 7,8 persen.
Khususnya jenis BBM Gasoline.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho, menjelaskan pada Senin (8/1/2024).
“Konsumsi tertinggi pada masa arus mudik terjadi H-2 Natal. Rata-rata konsumsi harian mencapai 15.966 KL per hari,” ujarnya.
“sementara itu, konsumsi tertinggi pada masa arus balik atau H+2 tahun baru, dengan rata-rata konsumsi harian mencapai 14.750 KL per hari,” tambahnya.
Braso menyebut, peningkatan signifikansi terjadi di jalur mudik terjadi di jalur mudik tol Trans Jawa. Konsumsi BBM Gasoline di sepanjang jalan tol meningkat 99 persen dibanding masa normal.
Yakni semula 170 KL per hari, menjadi 339 KL per hari.
Selain peningkatan BBM, konsumsi elpiji juga juga tercatat naik sebesar 0,7 opersen dari masa normal. Atau meningkat dari 4.638 MT/hari menjadi 4.669 MT/hari.
Sementara itu, maraknya pelancong wisata yang berkunjung di wilayah Jateng-DIJ juga mendorong peningkatan konsumsi Avtur pesawat. Demand meningkat hingga 54 persen.
"Secara keseluruhan, dibandingkan dengan pelaksanaan satgas tahun sebelumnya, memang bahan bakar mengalami kenaikan konsumsi, baik itu Gasoline, Gasoil, LPG, dan Avtur," ujar Brasto. (Zulfa/Radar Jogja)
Baca Juga: Krisis Kesehatan Mental Menyebabkan 13.000 Warga Korea Selatan Melakukan Bunuh Diri Setiap Tahunnya
Editor : Meitika Candra Lantiva