RADAR JOGJA - Transaksi pasar modal yang terjadi sepanjang 2023 di DIJ secara trafik bulanan terus menunjukkan progresi peningkatan yang positif dengan rata-rata transaksi investasi bulanan mencapai Rp 2.032.787.104.275.
Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Jogjakarta Irfan Noor Riza mengatakan, transaksi bulanan tersebut jadi capaian positif yang juga diiringi dengan jumlah investor yang masuk perbulannya ke DIJ. "Ada pertumbuhan yang terjadi baik dari transaksi ataupun investor per bulannya," katanya, Sabtu (30/12).
Baca Juga: Dapat Lisensi, Lionsgate Siap Garap Film Monopoly
Irfan merinci, sejak Januari hingga November 2023 transaksi yang terjadi secara akumulatif lebih dari 22 Triliun atau sebanyak Rp 22.360.658.147.026. "Itu perhitungan kita sampai November, untuk Desember belum ada data rincinya," sambungnya.
Angka tersebut secara umum masih cukup jauh dengan capaian transaksi sepanjang 2022 lalu yang mencapai total transaksi akhir Rp 35.739.812.737.928.
Sementara, jika menilik dari pertumbuhan investor secara year-on-year (yoy) Irfan menyampaikan bahwa pertumbuhannya cukup positif dan terus terjaga.
Ia merinci pada November 2022 jumlah investor di DIJ sebanyak 146.50 dan pada November 2023 telah bertumbuh dan saat ini terakumulasi sebanyak 183.765 investor.
Diakuinya, jumlah 183.765 investor per November 2023 tersebut telah melebihi ekspektasi ataupun target yang dicanangkan oleh BEI untuk 2023. "Sebelumnya BEI DIJ menargetkan total 175.000 investor hingga akhir 2023, tapi itu sudah tercapai di November," paparnya.
Baca Juga: Studi Baru: AI Bisa Prediksi Waktu Kematian Seseorang, Akurasi Hampir 80 Persen
Irfan memaparkan, setiap bulan terhitung sejak Januari 2023 memang selalu ada penambahan investor yang jumlahnya bervariasi rentang 2.000 hingga 4.000 investor.
Ke depannya, ia berharap pertumbuhan baik dari segi investor dan transaksi bisa terus terjaga dan bertumbuh, menyongsong 2024 sendiri ia cukup optimistis bahwa akan banyak investor yang bergabung ke DIJ. "Harapannya tentu ini bisa terus tumbuh dan terjaga, termasuk pada tahun politik," sebutnya. (iza)
Editor : Heru Pratomo