RADAR JOGJA - Outlet terbaru Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng di Jalan Parangtritis (Jalan Paris) No. 197 B, Sewon, Bantul, resmi dibuka pada Jumat (22/12). Outlet ini dijamin lebih nyaman bagi pelanggan Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng.
Direktur Operasional PT Waroeng Steak Indonesia Agus Wawan mengatakan, outlet ini merupakan pindahan dari outlet Pojok Benteng Wetan dan melanjutkan langkah transformasi brand Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng.
“Lebih luas dan lebih nyaman bagi para pelanggan Bebek Goreng H. Slamet, Ini transformasi yang kami kerjakan untuk semua cabang Bebek Goreng H. Slamet yang dikelola oleh Waroeng Grup. Dalam strategi transformasi kami, minimal luas outlet 1.000 meter persegi, puluhan mobil bisa parkir,” katanya.
Tranformasi ini dimulai pada 2020 lalu dan diwujudkan dalam area yang jauh lebih luas dari sebelumnya. Harapannya, tentu saja menjadi lebih nyaman bagi para pelanggan. Sebagai gambaran, outlet terbaru di Jalan Paris memiliki luas 2.500 meter dari sebelumnya berada di Pojok Benteng Wetan hanya seluas 600-an meter.
“Dulu mobil parkir di badan jalan, parkiran hanya muat 20-an motor. Sekarang di Jalan Paris ini Bebek Goreng Haji Slamet by Waroeng parkirannya bisa muat 30 mobil dan ratusan motor,” papar Agus Wawan.
Agus Wawan menjelaskan, Bebek Goreng H. Slamet merupakan brand legenda bebek tanah air yang berdiri sejak 1986. Tapi khusus yang di bawah manajemen Waroeng Steak, yang kemudian bernama Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng ini baru dimulai pada 2007. "Kini telah memiliki 17 cabang di seluruh Indonesia," jelasnya.
Di Jogja, Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng memiliki 4 cabang yakni di Jalan Gejayan, Jalan Ringroad Utara, Jalan Godean, dan kini di Jalan Paris. Dua terakhir merupakan outlet pindahan yang baru saja diresmikan tahun ini dengan melanjutkan strategi transformasi Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng.
Outlet di Jalan Paris menjadi outlet terbesar Bebek Goreng H. Slamet di Jogja. Meski begitu, outlet ini masih kalah besar jika dibandingkan dengan outlet di Makasar yang memiliki kapasitas parkiran hingga 50 mobil.
Dengan area yang lebih luas, Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng benar-benar ingin memanjakan pelanggan masakan lokal dan tradisional merasakan sensasi layaknya makan makanan modern barat. Dengan area yang lebih luas, selain tempat parkir, area makan ber-ac pun jauh lebih luas sehingga pengalaman makan bebek goreng yang dirasakan oleh pelanggan setara dengan pengalaman kenyamanan di jejaring resto fast food luar negeri yang menjamur di negeri ini.
“Kami memberikan value yang berbeda dengan bebek-bebek goreng lainnya. Maksudnya, Bebek Goreng H. Slamet yang kita manage yang ada tandanya by Waroeng terlihat sekali perbedaannya dengan yang bukan," tuturnya.
Dari konsep bangunannya, fasilitasnya, kenyamannya, dan identitas by Waroeng, semua demi produk lokal bisa menguasai market dalam negeri. Yang lebih istimewa, di Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng Jalan Paris, juga terdapat area fitness dengan brand X Gym, sebuah brand gym dengan alat dan instruktur terlengkap di Jogjakarta. X Gym berada persis di belakang outlet Bebek Goreng dan tampak memberi kemegahan lebih bagi keselurahan area seluas 2.500 meter tersebut.
Agus Wawan berharap dengan dibukanya outlet baru di Jalan Paris, pindahan dari Pojok Benteng Wetan ini, setiap tahun PT Waroeng Steak Indonesia semakin banyak bisa memberangkat karyawan umrah. Selama ini, PT Waroeng telah memberangkatkan 20 karyawan untuk umrah.
“Karyawan harus hapal salah satu dari 4 surat pilihan yakni Surat Al Mulk, Ar Rahman, Waqiyah, atau Yaasin. Kalau hapal 1 dapat kuota 1 undian yang diundi setiap syawalan,” pungkas Agus Wawan.
Sebagai informasi 17 cabang Bebek Goreng H. Slamet by Waroeng terdapat di Jogja 4 cabang, Malang 4, Lampung 2, Depok 1, Kelapa Dua 1, Makasar 1, dan Padang 1 Cabang. (ila)
Editor : Reren Indranila