RADAR JOGJA - Sepeda motor jadi moda transportasi yang sejauh ini paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Jika menilik dari survei yang dilakukan oleh Katadata Insight Center (KIC) ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan masyarakat dalam memilih motor sebagai kendaraan utama mereka.
Setidaknya ada lima aspek yang menjadi bahan pertimbangan, antara lain adalah rekomendasi dari pemilih toko, kemudahan pembelian, warna, kenyamanan, dan desain gambar pada motor.
Sementara jika dilihat dari sisi harga, motor dengan kisaran harga mulai dari Rp 10 juta-Rp 20 juta jadi motor yang paling banyak diminati oleh masyarakat Indonesia.
Tak hanya menjadi moda transportasi, kehadiran sepeda motor juga dianggap mampu menciptakan kenangan tersendiri bagi penggunanya. Survei KIC menemukan setidaknya ada lima kenangan yang paling memorable bagi kawula muda dengan sepeda motornya.
Kenangan-kenangan tersebut antara lain bepergian bersama teman sebanyak 68,6 persen, melakukan perjalanan romantis dengan pasangan 48,2 persen, melakukan perjalanan jauh setelah mendapatkan SIM 46,6 persen, belajar mengendarai motor 38,3 persen dan berkendara di alam terbuka 34,2 persen.
Salah satu brand sepeda motor Honda, dianggap sebagai pabrikan motor lintas generasi, dari data survei yang dilakukan KIC sebanyak 75 persen responden mengaku menggunakan Honda saat masih kecil. Sementara 74 persen menggunakan Honda saat remaja dan 75 persen mengaku akan tetap memilih Honda hingga 10-15 tahun ke depan.
Survei tersebut dilakukan pada periode 15 hingga 21 November 2023 terhadap 2.511 responden dengan metode computer assisted web interviewing (CAWI). Responden survei terdiri atas 42 persen pria dan 58 persen wanita dengan rentang usia 17-58 tahun.
Terpisah, berdasarkan lembaga survei Jakpat 2023, Honda juga menjadi merek yang paling dipercaya dan dipilih oleh masyarakat Indonesia.
Honda berhasil mengungguli beberapa kompetitor lainnya dan berhasil mendapat 73 persen kepercayaan publik pada kategori merek terpercaya, 67 persen pada merek berkualitas tinggi dan 71 persen pada merek dengan harga jual kembali tinggi atau stabil.
Jakpat turut merinci bahwa penjualan sepeda motor di tahun 2023 memang mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan jauh lebih besar dari prediksi tahun sebelumnya.
Secara akumulatif, penjualan sepeda motor dalam negeri pada Januari hingga November 2023 meningkat sebanyak 22,6 persen dibanding periode tahun lalu (year to date/ytd), yakni dari 4.738.216 unit ke 5.809.959 unit.
Sementara peningkatan penjualan sepeda motor tahun ini diprediksi jauh lebih besar dibanding kondisi 2021-2022 lalu yang hanya meningkat 3,2 persen, dari 5.057.516 unit menjadi 5.221.470 unit di tahun 2022 (iza).
Editor : Satria Pradika