Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

BPJS Ketenagakerjaan Sasar Aktivasi Pekerja di Pasar Beringharjo

Fahmi Fahriza • Kamis, 21 Desember 2023 | 06:10 WIB
ASYIK: Pedagang sektor informal di pasar Beringharjo saat mengaktivasi layanan BPJS Ketenagakerjaan. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
ASYIK: Pedagang sektor informal di pasar Beringharjo saat mengaktivasi layanan BPJS Ketenagakerjaan. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

RADAR JOGJA - Pengguna layanan BPJS Ketenagakerjaan pada sektor pekerja informal perlu ditingkatkan. Karena itu perlu terus digencarkan dan disosialisasikan program dan aktivasinya.Teranyar, BPJS Ketenagakerjaan Jogjakarta melakukan jemput bola dengan menyasar Pasar Beringharjo. Agenda yang juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia itu menyasar pekerja sektor informal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jogjakarta Teguh Wiyono mengatakan, pengguna aktif BPJS Ketenagakerjaan di sektor informal atau bukan penerima upah (BPU) di Jogjakarta hingga November 2023 baru 64.177 orang. Padahal, jumlah BPU sendiri yang tercatat saat ini sebanyak 684.047 orang. "Baru 9,38 persen," sebutnya Rabu (20/12).

Padahal, jumlah BPU sendiri yang tercatat saat ini sebanyak 684.047 orang jika menilik data dari angkutan kerja Badan Pusat Statistik (BPS).

"BPU yang aktif di BPJS kami masih sangat sedikit, baru 9,38 persen," sebutnya.

Teguh menilai bahwa keputusan untuk memilih pasar sebagai tempat aktivasi dan sosialisasi adalah langkah yang tepat, ke depannya ia sendiri menuturkan bahwa program tersebut masih akan dijalankan di beberapa pasar lainnya secara bergantian.

Sementara, terkait jumlah pekerja informal atau BPU di pasar Beringharjo yang melakukan aktivasi Teguh menargetkan setidaknya seratus pendaftar baru.

"Target hari ini seratus pendaftar, nanti kita tingkatkan terus secara berkala," lontarnya.

Nah, keputusan memilih pasar sebagai tempat aktivasi dan sosialisasi adalah langkah yang tepat. Ke depan program tersebut akan dijalankan di beberapa pasar lainnya secara bergantian. Khusus di Pasar Beringharjo Teguh menargetkan setidaknya seratus pendaftar baru.

Koordinator Pasar Beringharjo bagian barat Aroni Fasah mengapresiasi langkah BPJS Ketenagakerjaan dengan mendatangi dan memberikan sosialisasi program secara langsung. Salah satu kendala umum yang membuat para pekerja informal enggan atau belum mendaftar adalah karena kurangnya pemahaman mereka terkait manfaat dari program BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

Menurutnya, program tersebut sangat penting karena bisa menjamin pekerja ketika mengalami kecelakaan kerja bahkan ketika meninggal dunia.”Kami akan mendukung program tersebut," tandasnya (iza/din)

Editor : Heru Pratomo
#pasar beringharjo #bukan penerima upah #sektor informal #BPJS Ketenagakerjaan