Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Tonjolkan Isu Kemiskinan hingga Pemberdayaan Masyarakat

Winda Atika Ira Puspita • Kamis, 21 Desember 2023 | 04:23 WIB

BERAGAM: Pengunjung saat berada di salah satu stan kuliner Pasar Kangen. Tidak hanya makanan, even tahunan yang digelar Dinas Kebudayaan DIY ini juga menghadirkan beragam barang lawasan.
BERAGAM: Pengunjung saat berada di salah satu stan kuliner Pasar Kangen. Tidak hanya makanan, even tahunan yang digelar Dinas Kebudayaan DIY ini juga menghadirkan beragam barang lawasan.
 

RADAR JOGJA - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY telah menyiapkan agenda budaya tahun depan. Ada 181 agenda budaya dilaksanakan Dinas Kebudayaan DIY. Ditambah lebih dari 150 agenda budaya yang dilaksanakan oleh dinas kebudayaan tingkat kabupaten/kota DIY.

Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan, agenda budaya DIY 2024 bertujuan untuk mengangkat nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh DIY dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kebudayaan. "Yang jelas programnya urusan keistimewaan. Terus tujuh kegiatan 24 subkegiatan," katanya di Kompleks Kepatihan kemarin (20/12).

Meski nama-nama program secara nomenklatur masih sama dengan sebelumnya tahun ini, namun inovasi dan kreasi disiapkan di dalam substansinya. Masih beberapa agenda budaya yang menjadi unggulan seperti Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY), Pasar Kangen, kemudian festival-festival berjenjang. Mulai dari sendratari, ketoprak, hingga teater. "Intinya ada tiga kategori besar kegiatan," ujarnya.

Adapun tiga kategori besar kegiatan tersebut, lanjutnya, meliputi peningkatan kapasitas sumber daya. Di antaranya workshop, pelatihan, Training of Trainers (ToT), hingga bimbingan teknis (bimtek). Kategori kedua adalah even level lokal sampai tingkat internasional. Ketiga terkait dengan sarana prasarana. "Jadi pengadaan yang lebih ke arah barang-barang bercorak kesenian, pakaian, dan alat musik," bebernya.

Selain itu, isu terkait kemiskinan hingga pemberdayaan masyarakat akan ditonjolkan pada kegiatan dan festival tahun depan. Serta upaya untuk mendapatkan hasil investasi dari setiap kegiatan yang ada. Oleh karena itu, agenda budaya 2024 dibuat untuk memenuhi tujuh indikator dari indeks pembangunan kebudayaan. “Ekonomi budaya, warisan budaya, ekspresi budaya, pendidikan, ketahanan budaya, literasi, dan gender," rincinya. (*/wia/eno)

 

Editor : Satria Pradika
#Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi #Dinas Kebudayaan DIY #Agenda Budaya 2024