Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ambil Sikap! Puma Putus Kontrak Kerjasama dengan Timnas Sepak Bola Israel

Juliana Belence • Kamis, 14 Desember 2023 | 22:33 WIB
sumber gambar eko
sumber gambar eko

RADAR JOGJA– Brand pakaian olahraga Jerman, Puma, secara resmi menghentikan kemitraan sponsor dengan tim nasional Israel mulai tahun 2024 mendatang.

Puma adalah perusahaan internasional yang memproduksi sepatu olahraga serta perlengkapan olahraga lainnya.

Melansir dari Gorontalopost, langkah ini telah direncanakan sejak tahun sebelumnya, dan perusahaan menyatakan bahwa keputusan ini tidak terkait dengan fenomena boikot konsumen terhadap Israel yang sedang berlangsung di tengah konflik perang Gaza.

Juru bicara perusahaan mengungkapkan informasi tersebut pada Selasa (12/12) siang WIB.

Puma telah lama menghadapi seruan boikot karena masih menjadi sponsor Asosiasi Sepakbola Israel (IFA), dampak boikot semakin meningkat dalam dua bulan terakhir seiring eskalasi konflik di Gaza yang telah menewaskan lebih dari 18.000 warga Palestina.

Melansir dari Reuters pada Kamis (13/12), juru bicara Puma menyatakan bahwa kontrak perusahaan dengan beberapa federasi, termasuk Serbia dan Israel, akan berakhir pada tahun 2024 dan tidak akan diperpanjang.

Puma juga mengumumkan rencananya untuk segera menjalin kesepakatan dengan beberapa tim nasional sepakbola baru, sebagai bagian dari strategi “fewe-bigger-better” yang diartikan sebagai pendekatan tahap demi tahap.

Dalam memo internal yang dilihat oleh Financial Times, Puma menyatakan bahwa mereka akan terus mengevaluasi semua kemitraan yang ada dan mencari peluang lain yang akan memastikan bahwa Puma memiliki sponsor dengan tim nasional yang kuat.

Pada tahun 2018, Puma menandatangani kontrak dengan IFA sebagai sponsor perlengkapan pemain sepakbola.

Namun, sejak saat itu, perusahaan ini menghadapi seruan boikot dari aktivis yang mengkritik IFA karena bermarkas di pemukiman khusus Yahudi di tepi barat.

Wilayah tersebut dianggap sebagai hasil dari okupasi ilegal yang melanggar hukum internasional.

Baca Juga: Ayah di Jakarta Utara Tega Aniaya Anak Hingga Tewas, Video CCTV Ungkap Detik-Detik Mengerikan!

Tidak hanya Puma, perusahaan – perusahaan global yang mendukung Israel juga mengalami tekanan dari gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) yang digerakkan oleh pendukung Palestina sebelum dan selama perang Gaza berlangsung.

Editor : Bahana.
#puma #Israel #putus kontrak