Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Roti Ropi Beri Kelas Wirausaha Pada Para Mahasiswa di Jogja

Fahmi Fahriza • Rabu, 15 November 2023 | 02:13 WIB
TALKSHOW: Para peserta yang didominasi mahasiswa saat mengikuti Bincang Bisnis Mahasiswa (BBM) terkait kewirausahaan. (FAHMI F/RADAR JOGJA)
TALKSHOW: Para peserta yang didominasi mahasiswa saat mengikuti Bincang Bisnis Mahasiswa (BBM) terkait kewirausahaan. (FAHMI F/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Ratusan peserta yang didominasi oleh kalangan mahasiswa antusias mengikuti talkshow kewirausahaan dan sharing session Bincang Bisnis Mahasiswa (BBM) yang diinisiasi oleh Kementerian Perdagangan dan turut menggandeng Co Founder Roti Ropi Arief Munandar selaku pembicara.

Dalam kesempatan tersebut, Arief menjelaskan bahwa Indonesia cukup bergantung pada sektor UMKM untuk perputaran ekonomi, dan Roti Ropi juga menjadi aspek yang turut terlibat dalam perputaran ekonomi merasa penting untuk memberikan tips wirausaha kepada para mahasiswa.

"Penting untuk menyasar mahasiswa dan memberi tips memulai usaha agar tidak salah," katanya, Selasa (14/11).

Arief menyebut, secara umum sektor UMKM dan mahasiswa cukup sering jadi market seminar, namun dalam prosesnya ia mengaku ada pendekatan yang berbeda dalam penyampaian materinya.

"Untuk mahasiswa ke arah mindset yang perlu dibuka, kalau UMKM atau pengusaha lebih ke arah teknis," ungkapnya.

Diakuinya, dari segi bisnis sendiri Roti Ropi secara positioning menempatkan brand nya untuk mengisi market diantara company-company besar.

"Roti Ropi ini kualitasnya sebelas duabelas dengan company besar tapi dengan harga yang lebih terjangkau," lontarnya.

Dalam memulai bisnis, Arief memaparkan bahwa penting untuk terus memperluas wawasan atau ilmu, diyakininya ketika semakin banyak tahu maka juga semakin banyak solusi atas permasalahan yang ada.

"Selain itu perluas pergaulan, banyak teman akan banyak informasi dan networking yang didapat," tuturnya.

Terpisah, Direktur Bina Usaha Perdagangan Septo Soepriyatno menilai, kondisi global yang saat ini sedang tidak baik-baik saja turut berdampak pada perekonomian berbagai negara, dan ia menilai bahwa pemulihan ekonomi harus dijalankan termasuk dengan kelas bisnis atau wirausaha.

"Peserta ada 150 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Jogja, dan ini penting bagi kita untuk terus mengedukasi mahasiswa," bebernya.

Septo meyakini, bahwa kebersamaan semua pihak dalam menjaga ekonomi secara kolektif sangat penting dan diperlukan dengan melibatkan seluruh sektor.

"Semua berperan, baik pemerintah, akademisi hingga masyarakat umum dan mahasiswa," tutupnya. (iza/ila)

Editor : Reren Indranila
#Mahasiswa #BBM #Ropi #Jogja