RADAR JOGJA - Akulaku adalah sebuah perusahaan fintech berbasis di Indonesia dan telah beroperasi sejak tahun 2014. William Li adalah salah satu motor penggerak Akulaku, sekaligus sebagai Chief Executive Officer (CEO).
Paylater Akulaku merupakan sebuah produk dari PT Akulaku Finance Indonesia.
Layanan ini memberikan pengguna untuk melakukan transaksi di platform e- commerce apapun dengan limit kredit yang disediakan.
Pengguna boleh bebas belanja tanpa harus pusing untuk membayar lansung di awalnya.
William Li merupakan pria kelahiran Jilin, sebuah provinsi yang ada di China, berbatasan dengan Korea Utara.
Kuliah jurusan hukum di Universitas Tsinghua di Beijing dan melajutkan kuliahnya S2 dengan mengambil gelar master hukum di Washington and Lee University, Amerika Serikat.
Sebelum mendirikan Akulaku William Li memulai kariernya dengan bekerja firma hukum dan pernah sebagai Investment Manager Ping An Insuransi Company selama tiga tahun.
Awalnya William Li ingin membagun platform penukaran Bitcoin dengan temannya.
Suatu hari William Li pergi bersama temannya ke Hongkong dan bertemu dengan banyak pekerja.
Dia mendengar keluhan bahwa para pekerja di sana kesulitan untuk mengirimkan uang hasil kerja mereka kepada keluarganya.
Kemudian William Li dan temannya yang diketahui bernama Gordon Hu memutuskan membuat aplikasi digital dengan memanfaatkan teknologi algoritma.
Melalui pembelajaran mesin populer di China untuk mengubah industri peminjaman yang ada di Asia Tenggara.
Tahun 2016 mereka pun meluncurkan aplikasi Akulaku di Indonesia, Malaysia, Filipina. Dan sejak saat itu, Akulaku mengembangkan layanan keuangan digital yang mencakup pinjaman, pembayaran, manajemen, kekayaan, dan Paylater. (Juan Bastian Purba/Radar Jogja)
Baca Juga: Jogjakarta Terhubung Lebih dari 40 Kota Tujuan Populer di Luar Negeri
Editor : Meitika Candra Lantiva