Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hanya 79 Pedagang Pengguna QRIS. Dari Total 5.339 Penjual di Pasar Beringharjo

Fahmi Fahriza • Selasa, 31 Oktober 2023 | 15:35 WIB
MASIH MANUAL: Pembayaran dengan metode manual masih banyak digunakan oleh penjual di Pasar Beringharjo. Sedangkan penggunaan QRIS masih minim. 
MASIH MANUAL: Pembayaran dengan metode manual masih banyak digunakan oleh penjual di Pasar Beringharjo. Sedangkan penggunaan QRIS masih minim. 

RADAR JOGJA – Pengguna metode pembayaran QRIS di Pasar Beringharjo masih minim. Data dari Dinas Perdagangan Kota Jogja, hanya ada 79 pedagang yang menggunakan QRIS.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Jogja Veronica Ambar Ismuwardani mengatakan, 79 pedagang yang menggunakan QRIS tersebut terbagi dalam tiga kawasan pasar. Yakni 9 pedagang di kawasan barat, 20 pedagang di kawasan timur, dan 50 pedagang di kawasan tengah Pasar Beringharjo.

Jumlah itu, lanjutnya, pengguna QRIS tersebut masih sangat sedikit. Sebab total jumlah pedagang secara akumulatif mencapai 5.339 pedagang. Dengan total 2.418 pedagang, disusul kawasan tengah 1.475 pedagang, dan barat 1.446 pedagang.

Oleh karena itu, sosialisasi penggunaan QRIS terus dilakukan. Mengingat pasar ini menjadi tujuan wisatawan.  "Pertumbuhan QRIS di Pasar Beringharjo masih terus kami upayakan," tegasnya kemarin (30/10).

Upaya lainnya, yakni kerja sama dengan perbankan yang mengakomodasi penggunaan QRIS. “Dan semoga pedagang makin banyak yang menggunakan QRIS," harapnya.

Ambar menjelaskan, salah satu aspek yang menyebabkan belum efektifnya penggunaan QRIS adalah karena masih banyak pedagang atau masyarakat yang terbiasa menggunakan pembayaran konvensional. "Selain itu sebagian besar belum mempunyai QRIS untuk transaksi pembayarannya," sambungnya.

Pedagang Pasar Beringharjo yang telah menggunakan QRIS adalah Dwi Mustika. Selama menggunakan QRIS, diakuinya ada perluasan market yang terjadi. Terlebih bagi anak-anak muda dan wisatawan. "Anak muda sekarang senangnya pakai QRIS, kita harus adaptasi sama itu," bebernya.

Salah satu aspek positif lainnya setelah menggunakan QRIS adalah bisa meminimalisasi penggunaan uang palsu dalam proses transaksi. "Dulu ada yang ketipu dibayar pakai uang palsu, kalau pakai QRIS ini InsyaAllah aman," tandasnya. (iza/eno)

Editor : Satria Pradika
#pasar beringharjo #QRIS #pengguna qris