Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gebyar Batik Sleman, Ajak Ratusan Siswa SMP Lestarikan Batik Parijoto Salak

Iwan Nurwanto • Kamis, 26 Oktober 2023 | 21:42 WIB
BATIK: Suasana saat ratusan siswa SMP di kabupaten Sleman membatik bersama di Kantor Dekranasda Sleman, Kamis (26/10). (IWAN N/RADAR JOGJA)
BATIK: Suasana saat ratusan siswa SMP di kabupaten Sleman membatik bersama di Kantor Dekranasda Sleman, Kamis (26/10). (IWAN N/RADAR JOGJA)

RADAR JOGJA - Ratusan siswa SMP mengikuti kegiatan membatik di Kantor Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sleman pada Kamis (26/10). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari Gebyar Batik Sleman.


Ketua Harian Dekranasda Sleman Abdul Qadir mengatakan, batik parijotho salak merupakan salah satu produk unggulan dari kabupaten Sleman. Sehingga perlu upaya pelestarian agar batik khas Bumi Sembada tersebut bisa terus bertahan.


Qadir menyatakan, upaya melestarikan batik diwujudkan dengan mengajak ratusan siswa SMP dari sepuluh sekolah di Sleman untuk membatik. Para siswa pun nampak antusias menggoreskan cantingnya di atas totebag yang menjadi media.


Menurut dia, pelestarian batik memang menjadi suatu hal yang sangat penting. Karena merupakan warisan leluhur yang harus terus diproduksi secara berkelanjutan dengan menggunakan pakem-pakem budaya yang berlaku.


"Batik harus dikenal oleh anak-anak agar kemudian tahu prosesnya, karena dengan batik yang terus lestari maka UMKM kita akan berkembang terus," ujar Qadir disela kegiatan.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman Mae Rusmi Suryaningsih menambahkan, jumlah perajin batik di Sleman mencapai sekitar 500 orang. Namun untuk saat ini para perajin batik mayoritas sudah berusia menengah hingga lanjut.


Dengan adanya kegiatan tersebut, dia berharap, para generasi milenial bisa mengenal batik. Sehingga kemudian regenerasi pembatik di Sleman terus ada atau tidak hilang tergerus zaman.


"Apalagi secara ekonomi batik juga cukup bagus," katanya.


Sementara itu, Ketua Gebyar Batik Sleman Nyudi Dwijo Susilo menyampaikan, tahun ini merupakan kali keenam Gebyar Batik Sleman digelar. Untuk tahun ini pun tidak hanya menampilkan batik. Namun juga berbagai produk-produk ekonomi kreatif.


"Melalui kegiatan ini diharapkan secara langsung bisa meningkatkan daya beli terhadap batik, kemudian secara umum mengenalkan batik kepada masyarakat luas," terang Nyudi. (inu/ila)

Editor : Reren Indranila
#Sleman #dekranasda #Batik