Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Packaging Miliki Peran Penting Bagi UMKM, Mampu Pengaruhi Psikologi Pembeli

Fahmi Fahriza • Rabu, 11 Oktober 2023 | 02:25 WIB
VALUE: Sesi diskusi mengenai pentingnya packaging bagi para pelaku UMKM. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
VALUE: Sesi diskusi mengenai pentingnya packaging bagi para pelaku UMKM. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - Packaging atau kemasan jadi aspek yang penting bagi para pelaku UMKM terlebih pada sektor kuliner. Hal tersebut yang diyakini oleh Direktur Marketing Food Paper Packaging Dalam Negeri PT Maesindo Indonesia Bertha Maria Ambarwati.

Kemasan, Ambar mengatakan, khususnya kemasan ramah lingkungan, sangat penting karena bisa menaikkan value produk dan menambah brand image yang berpengaruh pada penjualan.

"Kemasan itu sangat mempengaruhi psikologi pembeli atau konsumen," katanya, Selasa(10/10).

Diakuinya, secara psikologi konsumen juga akan lebih tertarik dan percaya untuk membeli ketika sebuah kemasan itu baik dan kredibel. Keyakinan tersebut datang dari pengalamannya yang dibarengi dengan riset konsumen.

"Konsumen cenderung lebih percaya bahwa produk yang dibeli memiliki value lebih, salah satunya dari packaging yang digunakan," sambungnya.

Meski demikian, tetap ada kendala yang dihadapi yakni sosialisasi penggunaan paper packaging bagi para UMKM. Sebab, umumnya masih terbiasa menggunakan plastik. Hal tersebut diyakininya penting dilakukan sebagai upaya mengurangi populasi sampah plastik.

Ambar mengapresiasi bahwa di beberapa pusat perbelanjaan sudah banyak menggunakan paper bag non plastik, secara tidak langsung itu juga mengedukasi masyarakat baik penjual atau pembeli.

"UMKM umumnya dimiliki individu, jadi perlu edukasi lebih banyak dibanding perusahaan yang aturannya lebih terstruktur," sebutnya.

Dari sesi diskusi yang dilakukan dengan para UMKM, beberapa dari mereka yang belum menggunakan umumnya terkendala pada produknya yakni frozen food atau produk-produk yang basah.

"Kendalanya itu, untuk paper bag itu kan pada prinsipnya bisa digunakan berkali-kali selama tidak sobek atau rusak," terangnya.

Terpisah, salah seorang pelaku UMKM Widyasari mengaku, kemasan terutama berbahan dasar kertas disebutnya masih jadi pilihan ideal. Hal tersebut diakuinya menambah nilai dari produknya yang sejalan juga dengan menambah kepercayaan pelanggan.

"Produk kelihatan jadi lebih premium dibanding kemasan plastik, dan juga lebih aman dibawanya," tuturnya.

Widya mengungkapkan, bahwa sudah setahun belakangan ia menggunakan kemasan kertas atau boks untuk produknya, kini yang ingin dikembangkannya adalah inovasi bentuk dari kemasan tersebut agar bervariasi.

"Datang ke sini pengen belajar inovasi bentuk desain kemasannya bisa jadi apa saja," tutupnya (iza).

Editor : Amin Surachmad
#value #brand #UMKM #sektor kuliner