Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Kualitas Udara Baik, Sampai Jogja Sandiaga Berani Lepas Masker

Heru Pratomo • Rabu, 30 Agustus 2023 | 05:03 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat membuka Rakernas ke-4 ASITA
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno saat membuka Rakernas ke-4 ASITA

 

RADAR JOGJA - Kualitas udara di Jakarta yang buruk dirasakan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Saat berangkat dari Jakarta harus menggunakan masker, begitu tiba di Jogjakarta tak lagi memakainya. 

 

Berangkat menghadiri rapat kerja nasional (Rakernas) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) ke-4 di Jogja, Selasa (29/8), Sandi membandingkan kualitas udara di Jakarta dan di Jogja. Dia menceritakan pada Selasa pagi, menunjukkan angka 200. Masuk kategori sangat tidak sehat. Karena itu saat berangkat dia harus memakai masker. 

 

"Tapi begitu mendarat di Jogja, coba tebak berapa nilai kualitas udaranya? Ya 30, sangat baik," ujarnya kemudian diikuti tepuk tangan para peserta rakernas. Dia pun berani tidak memakai masker saat berada di luar ruangan. 

Menurut dia, dengan jarak yang relatif dekat Jogja bisa menjadi destinasi untuk healing bagi warga Jakarta. Karena selain bisa refresing untuk memenangkan feeling juga bisa mendapatkan udara yang baik. Dalam kesempatan itu Sandi juga mengajak para anggota ASITA untuk memanfaatkan berbagai platform. Itu juga sebagai respon jika ada isu-isu terkait pariwisata. "ASITA bisa menjadi garda terdepan, termasuk kalau ada isu terkait pariwisata," ungkapnya. 

 

Tak lupa mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu juga mengajak para anggota ASITA untuk melakukan inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Terbukti hingga saat ini sektor pariwisata sudah mampu pulih bahkan bangkit dari dampak pandemi Covid-19. Data yang dimiliki Kemenparekraf sendiri sektor pariwisata bisa membuka lapangan kerja hingga 4,4 juta. "Karena sesuai dengan budaya Indonesia, gotong royong," ujarnya. 

 

Ketua Panitia Rakernas ke-4 ASITA Edwin Ismedi Himna menyebut, dalam rakernas kali ini dihadiri oleh 150 orang peserta yang mewakili 24 DPD ASITA se Indonesia. Para peserta rakernas sendiri nantinya juga akan diajak berwisata mengunjungi kampung wisata Purbayan di Kotagede Jogja. Tak hanya itu, mereka juga akan diajak menanam pohon. "Dari setiap biaya peserta rakernas ini ada yang kami alokasikan untuk penanaman pohon," tuturnya. 

 

 

 

Editor : Heru Pratomo
#Sandiaga Salahuddin Uno #kualitas udara #asita #Jogja