Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Selama Sura Tak Ada Wedding, Okupansi Hotel Sedikit Lesu

Naila Nihayah • Kamis, 17 Agustus 2023 | 06:04 WIB

RAMAI: Beberapa tamu tampak berkumpul di lobby Grand Artos Hotel & Convention Magelang, Rabu (16/8).
RAMAI: Beberapa tamu tampak berkumpul di lobby Grand Artos Hotel & Convention Magelang, Rabu (16/8).



MAGELANG - Okupansi hotel selama Muharram atau Sura dalam penanggalan Jawa, cenderung lesu ketimbang biasanya. Karena keterisian kamar kisaran 60-65 persen. Namun, beralihnya masa pandemi ke endemi ini, menjadi satu pintu yamg terbuka dan harapannya diikuti dengan peningkatan ekonomi.

General Manager Grand Artos Hotel & Convention Ilus Ruswati mengatakan, masa peralihan itu memang menjadi satu tantangan baru. "Tingkat hunian setelah pandemi ini justru meningkat. Cuma memang Agustus, yang separuhnya merupakan bulan Muharram, tidak ada wedding. Jadi agak menurun," ujarnya saat ditemui, Selasa malam (15/8/2023).

Baca Juga: Jelang Purnatugas, Ganjar Sambangi Kiai dan Kepala Vihara di Magelang

Okupansinya, kata dia, rata-rata di angka 65 persen. Berbeda saat Juli, okupansinya mencapai 82 persen. Meski begitu, tingkat hunian kamar ditunjang dengan adanya pertemuan dari kementerian, dinas, maupun instansi terkait.

Biasanya, lanjut Ilus, ekskalasi okupansi semakin quarter akan semakin naik. Tren marketnya seperti itu. Meskipun ada segmen seperti wedding tidak terlalu tinggi karena Muharram. "Iya (bulan Sura okupansinya terendah). Masih ada kepercayaan tidak melakukan kegiatan," imbuhnya.

Baca Juga: Tanpa Zig-zag dan Angka 8, Satlantas Polres Magelang Kota Berlakukan Lintasan Baru Ujian Praktik SIM C

Ilus berharap, setelah Muharram ini, tingkat hunian di hotelnya akan kembali naik. Apalagi Grand Artos Hotel & Convention mendapat tiga sertifikat. Yakni sertifikat hotel kelas bintang 4, sertifikat usaha hotel berbasis risiko, dan sertifikat SNI CHSE. Perolehan sertifikat itu menjadi komitmen hotel untuk memastikan keselamatan dan kualitas layanan.

Terpisah, Staf Pendampingan Balkondes Nelya Septyaningrum menyebut, saat ini balkondes di Kecamatan Borobudur memiliki tingkat okupansi yang berbeda. Antara 50-60 persen. "Biasanya kalau sudah masuk sekolah, tingkat huniannya menurun. Tapi, masih ada wisatawan asing yang menginap," paparnya. (aya)

Editor : Heru Pratomo
#Magelang #artos #okupansi hotel