RADAR JOGJA- Bank BTN kembali bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat serta keuangan dan perbankan. Direktur Utama Bank BTN Nixon LP Napitupulu menjelaskan sektor perumahan masih kekurangan suplai yang cukup banyak. Backlog perumahan yang sebesar 12,71 juta unit harus dicarikan solusinya, salah satunya dengan memperbanyak para developer muda agar bisa turut membangun perumahan yang dibutuhkan banyak masyarakat.
Salah satu bentuk kepedulian Bank BTN yakni dengan menggandeng berbagai universitas salah satunya UGM untuk memberikan pelatihan terhadap anak-anak muda untuk terjun menjadi pengusaha properti.
Melalui Housing Finance Center (HFC) dalam beberapa tahun terakhir telah mencetak sekitar 2.234 developer muda. Sedangkan dari hasil kerjasama dengan UGM, dalam hal ini Fakultas Teknik UGM, Bank BTN telah meluluskan 63 calon developer yang siap terjun menjadi pengusaha properti.
Saat ini, Bank BTN telah bekerja sama dengan UGM dalam hal pembiayaan Pendidikan seluruh mahasiswa S1 melalui semua Channel Bank BTN. Selanjutnya diharapkan para akademisi UGM juga bisa memanfaatkan fasilitas kredit dari Bank BTN, baik berupa KPR Subsidi maupun KPR Non Subsidi.
"Bank BTN sebagai salah satu bank BUMN mempunyai kewajiban untuk turut aktif dalam program pembangunan berkelanjutan melalui pemberian bantuan TJSL kepada berbagai stakeholder termasuk dengan UGM,"ujarnya melalui keterangan tertulis Minggu (13/8).
Sementara itu Rektor UGM Ova Emilia mengatakan, pihaknya mengapresiasi kepedulian dan kontribusi BTN bagi perkembangan UGM. "Saya berharap kedua instansi dapat terus memperkuat sinergi dan saling mendukung dalam pencapaian tujuan-tujuan bersama. UGM menyambut baik agenda untuk bersinergi, harapannya kerja sama yang sudah digalang selama ini dapat kita teruskan dan kita kembangkan ke depan,” tuturnya. (obi/isa/ila)
Editor : Reren Indranila