MAGELANG - Persaingan menuju kursi rektor Universitas Tidar (Untidar) periode 2026–2030 kini menyisakan tiga nama. Setelah melalui tahap penyampaian visi, misi, dan program kerja, Senat Untidar menyaring empat bakal calon menjadi tiga calon rektor melalui sidang tertutup, Selasa (15/9).
Tiga nama yang ditetapkan ialah Prof Sugiyarto, Agus Haryanto, dan Prof Gito Sugiyanto. Sementara satu bakal calon lainnya, Prof Najahan Musyafak, tersingkir setelah tidak memperoleh suara dalam penyaringan.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor Untidar, Ibrahim Nawawi menjelaskan, penyaringan dilakukan melalui pemungutan suara oleh Senat dalam Sidang Senat Tertutup dengan agenda Penilaian Bakal Calon Rektor dan Penetapan Calon Rektor Untidar periode 2026-2030.
Baca Juga: Diduga Terseret Kasus Korupsi , Mantan Bupati Kebumen Arief Sugiyanto Terjaring KPK
Sidang berlangsung pukul 13.00-15.00 di Ruang Rapat Lantai 5, Rektorat Sidotopo. "Dari 21 anggota Senat, sebanyak 20 orang hadir sehingga memenuhi ketentuan untuk melakukan penyaringan," ujar Ibrahim, Selasa (15/9).
Hasil pemungutan suara, kata dia, menunjukkan dominasi Sugiyarto dengan perolehan 15 suara. Kemudian disusul Gito Sugiyanto dengan tiga suara dan Agus Haryanto dua suara. Najahan Musyafak tidak memperoleh suara.
Dari hasil pemungutan suara oleh Senat Untidar, berdasarkan jumlah perolehan suara maka ditetapkan tiga calon rektor yaitu Prof Sugiyarto, Agus Haryanto, dan Prof Gito Sugiyanto. "Ketiga nama itu selanjutnya akan mengikuti tahap pemilihan rektor bersama mendiktisaintek," paparnya.
Baca Juga: Pasca-Melawan Persebaya, Skuad PSIM Tetap Tinggal di Surabaya dan Bersiap Hadapi Madura United
Sebelum penyaringan, keempat bakal calon terlebih dahulu memaparkan visi, misi, dan program kerja di hadapan sivitas akademika. Masing-masing mendapat waktu 20 menit untuk menyampaikan gagasan, dilanjutkan 20 menit sesi tanya jawab.
Dari empat bakal calon, lanjut Ibrahim, masing-masing membawa gagasan berbeda. Sugiyarto menawarkan visi 'Kampus Berdampak: Unggul di Dalam, Bermanfaat ke Luar'. Agus mengusung visi 'Menjadi Universitas Berdaya Saing Global, Kolaboratif, Berbasis Potensi Kedu, dan Berdampak bagi Masyarakat'.
Sementara Gito membawa visi 'Kompak Bergerak Mewujudkan Untidar yang Unggul dan Berdampak melalui SPEED'. Yang merupakan akronim dari Sinergi, Profesional, Efektif, Efisien, dan Digital.
Baca Juga: Dikukuhkan Jadi Ketum PB ESI, Herindra Bidik Prestasi Esports Lebih Tinggi
Ibrahim mengatakan, hasil penyaringan itu akan disampaikan kepada kementerian bersama sejumlah dokumen pendukung. Di antaranya berita acara pemungutan suara, riwayat hidup, serta visi, misi, dan program kerja masing-masing calon.
Setelah tiga nama ditetapkan, tahapan selanjutnya adalah pemilihan rektor. Sesuai rencana panitia, kata dia, pemilihan dijadwalkan pada 13 Oktober 2026, dengan waktu pelaksanaan menyesuaikan agenda Menteri atau pejabat kementerian yang ditunjuk.
Dalam pemilihan tersebut, Senat Untidar memiliki bobot 65 persen suara, sedangkan menteri memiliki bobot 35 persen. Proses pemilihan ini sebelumnya diawali tahap penjaringan dan penyaringan. (aya/pra)
Editor : Heru Pratomo