Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

HMI Sleman Lantik Pengurus Baru, Soroti Relevansi Organisasi Pemuda Menuju Indonesia Emas 2045

Fahmi Fahriza • Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:00 WIB
 
Sesi pelantikan pengurus HMI Cabang Sleman yang dilangsungkan di Auditorium Universitas Islam Indonesia (UII), Jalan Cik Di Tiro Sabtu (23/5). (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Sesi pelantikan pengurus HMI Cabang Sleman yang dilangsungkan di Auditorium Universitas Islam Indonesia (UII), Jalan Cik Di Tiro Sabtu (23/5). (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
 
SLEMAN - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sleman resmi melantik kepengurusan baru periode 2026/2027 dalam agenda yang digelar di Yayasan Badan Wakaf Universitas Islam Indonesia (UII), Jalan Cik Di Tiro Sabtu (23/5). Pelantikan tersebut tidak hanya jadi agenda seremonial, tetapi juga momentum regenerasi kader dan penguatan peran organisasi kepemudaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
 
Ketua Panitia Pelaksana, Niyazi Zubaid mengungkapkan, pelantikan dilakukan sebagai bentuk estafet perjuangan organisasi sekaligus penguatan ideologis, intelektual, dan organisatoris kader HMI di tengah dinamika sosial-politik dan perkembangan mahasiswa yang semakin kompleks.
 
Disebutkan, pelantikan kali ini dibagi dalam tiga kategori. Yakni pelantikan Pengurus HMI Cabang Sleman, Kohati Cabang Sleman, serta Korps Pengkader Cabang Sleman. "Untuk keseluruhan itu sendiri sekitar 20 sampai 30 pengurus," ujar Zubaid.
 
Baca Juga: Lima Rekomendasi Tempat Nongkrong Asyik Sembari Menikmati Kelezatan Kuliner di Sekitar Keraton Jogja
 
Ia menyebut mayoritas pengurus berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM), mengingat basis kader HMI Cabang Sleman saat ini memang didominasi oleh mahasiswa UGM.  Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga dirangkaikan dengan talkshow yang menghadirkan sejumlah alumni HMI. Tema yang diangkat berkaitan dengan relevansi organisasi kepemudaan dalam menyiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045.
 
Menurutnya, para narasumber dipilih karena memiliki latar belakang aktivisme mahasiswa dan pengalaman dalam isu-isu kebangsaan, sehingga dinilai mampu memberikan perspektif terkait posisi organisasi mahasiswa di era saat ini. "Nanti mereka akan melihat apakah masih relevan organisasi kepemudaan di zaman sekarang untuk mendukung ataupun mencapai Indonesia Emas tahun 2045 itu sendiri," ujarnya.
 
Secara garis besar ia berharap, momentum pelantikan tersebut dapat menjadi titik awal lahirnya kontribusi nyata dari kalangan pemuda. "Kami berharap ini bukan hanya ajang seremonial, tapi juga tonggak awal dan jalan pembuka bagi teman-teman pemuda mana pun yang ingin berkontribusi lebih bagi Indonesia," ucapnya.
 
Sementara itu, salah satu kader HMI sekaligus panitia kegiatan Abhirama Beco Sufikri, mengatakan persiapan acara dilakukan hampir selama satu bulan. Menurutnya, agenda pelantikan sengaja dirancang tidak berhenti pada formalitas pergantian kepengurusan.
Baca Juga: Alexia Putellas Ungkap Persiapan Barcelona untuk Final UEFA Women's Champions League Melawan OL Lyonnes Sangat Intens
 
"Yang diharapkan dengan adanya pelantikan ini, memberi gambaran ke teman-teman bagaimana relevansi organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan menyiapkan Indonesia Emas 2045," kata Rama.
 
Di sisi lain, Ketua Umum Demisioner HMI Cabang Sleman, Naufal A’isy, menekankan pentingnya optimisme dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Ia menyinggung sejarah panjang HMI yang dinilai tetap mampu bertahan di berbagai era.
 
Lebih lanjut, ia juga berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kolaborasi lintas organisasi pemuda demi menjaga kehidupan demokrasi dan kondisi sosial bangsa tetap sehat. "Setiap zaman pasti organisasi ini akan terus tumbuh. Dari tahun 1960, 1970, 1980, 90, 2000 sampai sekarang HMI terus ada," ujar Naufal. (iza)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) #hmi sleman #Mahasiswa #UGM #pelantikan