MAGELANG - Universitas Tidar (Untidar) menantang ratusan pelari untuk menaklukkan rute sejauh 9 kilometer (9K) dalam gelaran Untidar Run 2026 yang akan dihelat pada Minggu (7/6). Tak sekadar lomba lari, ajang ini menarik perhatian karena menghadirkan doorprize menarik, yakni kambing.
Event dua tahunan tersebut diproyeksikan diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, komunitas lari, hingga masyarakat umum. Lonjakan jarak tempuh dari sebelumnya 5 kilometer menjadi 9 kilometer menjadi salah satu pembeda utama tahun ini.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar Prof Parmin mengatakan, peningkatan jarak itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan event yang lebih menantang sekaligus profesional. "Kini jaraknya 9K dari yang semula 5 km," bebernya, Minggu (26/4).
Baca Juga: Kormi Jawa Tengah Bidik Tiga Besar Fornas 2027, Genjot Pemasalan dan Siapkan 50 Inorga
Berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya yang berpusat di Kampus Tuguran, tahun ini titik start dan finish dipusatkan di Kampus Sidotopo. Perubahan ini sekaligus menjadi strategi untuk menghidupkan kawasan utara Kota Magelang yang selama ini relatif jarang menjadi lokasi event besar.
Koordinator pelaksana, Taufik Arochman menjelaskan, rute 9K dirancang melintasi sejumlah ruas jalan utama hingga kawasan yang lebih asri. Peserta akan melewati Jalan Ahmad Yani, Jalan Urip Sumoharjo, hingga kawasan sekitar Jalan Barito 2. "Rute ini kami desain agar menantang sekaligus nyaman," jelasnya.
Rute tersebut, kata dia, tidak hanya menguji daya tahan pelari. Tetapi juga menawarkan pengalaman berlari dengan variasi lanskap perkotaan dan lingkungan yang lebih hijau di wilayah Magelang.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Heritage Run 2026 Bakal Digelar, Strategi Bethesda Kembangkan Wisata Medis
Selain rute yang lebih panjang, kata dia, daya tarik lain yang mencuri perhatian adalah doorprize kambing yang disiapkan panitia. Hadiah ini berasal dari peternakan milik Untidar dan dinilai relevan dengan momentum mendekati Iduladha. "Ada doorprize kambing. Jadi selain sehat, peserta bisa pulang membawa oleh-oleh untuk keluarga," paparnya.
Doorprize ini, lanjut Taufik, melengkapi berbagai hadiah lain yang disiapkan panitia. Termasuk podium juara untuk kategori 9K, medali finisher, serta perlengkapan lomba seperti jersey resmi dan nomor peserta.
Panitia juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung seperti water station di beberapa titik, refreshment, hingga hiburan pasca-lomba berupa live music dan sesi zumba bersama. "Ini bukan hanya soal lomba, tapi juga membangun kebiasaan hidup sehat dan mempererat interaksi sosial," paparnya.
Hingga saat ini, pendaftaran masih dibuka hingga 31 Mei 2026 dengan biaya Rp150 ribu per peserta. Antusiasme masyarakat diperkirakan terus meningkat seiring semakin populernya event lari di berbagai daerah. (aya)