Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Layani 8.718 Peserta, Untidar Magelang Terapkan Sistem Booting Flashdisk untuk Cegah Kecurangan UTBK-SNBT

Naila Nihayah • Selasa, 21 April 2026 | 19:29 WIB

 

Para peserta UTBK-SNBT melaksanakan ujian di Untidar, Selasa (21/4).
Para peserta UTBK-SNBT melaksanakan ujian di Untidar, Selasa (21/4).

 

 

 

MAGELANG - Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 di Universitas Tidar (Untidar) resmi dimulai, Senin (21/4). Tahun ini, jumlah peserta yang mengikuti ujian di pusat UTBK Untidar tercatat mencapai 8.718 orang dengan menerapkan sistem baru berbasis flashdisk.

Kepala UPA Teknologi Informasi dan Komunikasi Untidar, Andriyatna Agung Kurniawan menjelaskan, pelaksanaan UTBK tahun ini menghadirkan perubahan signifikan pada sistem teknologi.

Sistem ujian kini tidak lagi menggunakan instalasi aplikasi di komputer. Sebagai gantinya, seluruh komputer menjalankan sistem melalui booting menggunakan USB flashdisk.

Baca Juga: Pemprov DIY Segera Tindaklanjuti Kenaikan Harga dan Kelangkaan Minyak Goreng MinyaKita, Dropping Stok hingga Operasi Pasar

 "Komputer tidak menggunakan sistem operasi bawaan, tetapi langsung dari flashdisk yang sudah disiapkan," paparnya, saat konferensi pers di Kampus Sidotopo, Selasa (21/4).

Dengan sistem ini, lanjut dia, peserta tidak dapat mengakses aplikasi lain selama ujian berlangsung. Sehingga keamanan dan integritas ujian lebih terjaga.

Meski sistem berbasis flashdisk dinilai lebih aman, panitia juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan, seperti pemadaman listrik. Untidar bahkan menyediakan satu flashdisk untuk setiap komputer atau total 530 unit.

Baca Juga: Satu Kota Beda Harga, Pasar Kranggan Harga MinyaKita Naik dan Langka, di Pasar Beringharjo Jogja Aman

Jumlah ini, lanjut dia, jauh di atas rekomendasi minimum panitia pusat yang hanya sekitar seperempat dari kapasitas. 'Kalau hanya sebagian, nanti saat listrik padam dan harus booting ulang, prosesnya akan lama. Dengan satu komputer satu flashdisk, bisa lebih cepat," jelasnya.

PIC UTBK Untidar, Megita Dwi Pamungkas menyebut, pelaksanaan UTBK tahun ini berlangsung selama sembilan hari, mulai 21 hingga 29 April. Meski secara jadwal nasional berlangsung hingga 30 April, pelaksanaan di Untidar tidak terisi penuh hingga hari terakhir.

 Total ada 17 sesi ujian yang dilaksanakan dalam sembilan hari. "Dalam satu hari terdapat dua sesi, kecuali hari terakhir hanya satu sesi," ujar Megita.

Baca Juga: Terdakwa Pencabulan Anak Hanya Dituntut 2,6 Tahun, Ormas Islam Gunungkidul Gelar Aksi di PN Wonosari

Dalam setiap sesi, kata dia, Untidar menampung hingga 530 peserta yang tersebar di empat lokasi ujian dengan total 24 ruang dan 530 unit komputer.

Selain itu, Untidar juga bekerja sama dengan SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 5 Magelang, masing-masing menyediakan tiga ruang dengan total 115 komputer. Untuk mendukung kelancaran ujian, setiap ruang juga disiapkan komputer cadangan.

Megita menuturkan, Untidar juga memberikan perhatian khusus bagi peserta disabilitas. Tahun ini, terdapat dua peserta tunadaksa yang mengikuti ujian pada sesi kedua hari pertama.

Baca Juga: Pemprov DIY Segera Tindaklanjuti Kenaikan Harga dan Kelangkaan Minyak Goreng MinyaKita, Dropping Stok hingga Operasi Pasar

 Keduanya ditempatkan di laboratorium komputer yang mudah diakses di Kampus Tuguran.

Untidar telah mengonfirmasi kebutuhan mereka, termasuk apakah memerlukan bantuan alat. "Mereka tidak membutuhkan, tetapi tetap kami pandu untuk memastikan kenyamanan," katanya. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#sistem booting #Untidar Magelang #flashdisk #Disabilitas #UTBK-SNBT