MAGELANG - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 pada Selasa (31/3) pukul 15.00. Di Universitas Tidar (Untidar), sebanyak 11.459 siswa bersaing memperebutkan 936 kursi yang disediakan.
Hasil seleksi itu ditetapkan melalui Rapat Seleksi dan Alokasi Penetapan SNBP pada 29-30 Maret 2026. Peserta dapat mengakses hasilnya secara daring melalui laman resmi SNPMB dengan memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir sesuai data yang terdaftar.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerja Sama Untidar Prof Suyitno mengutarakan, jumlah peminat SNBP di Untidar mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. "Tahun ini jumlah peminat mencapai 11.459 orang, naik dari 10.731 pada 2025," ujarnya.
Baca Juga: Kondisi Taman Parkir Abu Bakar Ali II, Menara Kopi Jogja, di Momen Lebaran Pertama Pasca Relokasi
Dia menyebut, kenaikan sebanyak 728 pendaftar itu menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Untidar sebagai satu perguruan tinggi negeri (PTN) yang terus berkembang.
Dari total peminat tersebut, Untidar hanya menerima 936 calon mahasiswa melalui jalur SNBP. Dengan demikian, tingkat keketatan mencapai rasio 1:12,2. Artinya, hanya sekitar satu dari 12 pendaftar yang berhasil lolos seleksi, mencerminkan tingginya persaingan untuk masuk ke kampus tersebut.
Suyitno mengatakan, sejumlah program studi kembali menjadi favorit dalam SNBP 2026 di Untidar. Program studi S1 Teknologi Informasi menempati posisi teratas sebagai prodi paling diminati.
Baca Juga: Segera Gelar Perkara, Polresta Sleman Akan Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi BUKP Tempel
Prodi itu mencatat 410 peminat dengan daya tampung hanya 16 mahasiswa, sehingga tingkat persaingannya mencapai rasio 1:25,6. Selain itu, lanjut dia, prodi lain yang juga banyak diminati antara lain S1 Teknik Industri, D3 Farmasi, S1 Manajemen, dan S1 Gizi.
Menariknya, lanjut dia, calon mahasiswa yang diterima di Untidar berasal dari 29 provinsi di seluruh Indonesia. Namun, mayoritas masih didominasi oleh peserta dari Jawa Tengah dengan persentase mencapai 80,4 persen.
Suyitno menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan lolos, tahap selanjutnya adalah melakukan registrasi ulang sesuai jadwal yang telah ditentukan. Proses ini menjadi krusial untuk memastikan status sebagai mahasiswa resmi.
Baca Juga: SNBP 2026 Resmi Diumumkan, Cek Link!
Calon mahasiswa juga diimbau untuk membaca seluruh ketentuan yang tercantum dalam pengumuman resmi sebelum memulai proses registrasi. Dia mengingatkan, agar seluruh peserta yang lolos segera memantau informasi resmi melalui laman Untidar guna menghindari keterlambatan atau kesalahan prosedur.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Untidar tetap membuka peluang melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) maupun seleksi mandiri. "Masih ada kesempatan di jalur lain, tetap semangat," pesan Suyitno.
Koordinator SNBP Untidar, Cahyo Wibi Yogiswara menjelaskan, registrasi dilakukan melalui kombinasi sistem daring dan luring. "Proses diawali dengan pengisian borang sosial ekonomi secara online mulai 1 April 2026," jelasnya. (aya)
Editor : Heru Pratomo