Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Profesor dari Malaysia Sebut Potensi Kerja Sama Pariwisata Hijau Semarang, Magelang dan Yogyakarta

Naila Nihayah • Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:30 WIB

 

Fakultas Ekonomi menghelat TICEMBA yang menghadirkan ratusan peserta di GKU dr HR Suparsono, Kamis (30/10).
Fakultas Ekonomi menghelat TICEMBA yang menghadirkan ratusan peserta di GKU dr HR Suparsono, Kamis (30/10).
 

 

 

MAGELANG — Potensi sinergi antarwilayah disebut bisa menggerakan ekonomi. Prof Norlida Hanim Mohd Salleh dari Universiti Kebangsaan Malaysia pun menyebut ada potensi kerja sama dari Semarang, Magelang dan Yogyakarta.

"Jika tiga kota ini berkolaborasi, mereka bisa menciptakan ekosistem ekonomi dan sosial yang tangguh," jelasnya dalam Tidar International Conference on Economics, Management, Business, and Accounting (TICEMBA) 2025, yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Tidar (Untidar) Kamis (30/10).

Prof Norlida Hanim Mohd Salleh menyoroti pentingnya sinergi antarwilayah dalam membangun ekonomi yang berkelanjutan. Dia mencontohkan potensi kolaborasi antara Semarang, Magelang, dan Jogjakarta dalam mengembangkan pariwisata hijau dan inklusif.

Dia menilai, Semarang memiliki kekuatan pada heritage dan transformasi urban, Magelang unggul dengan spiritualitas dan agrowisatanya, sedangkan Jogjakarta adalah jantung kreativitas dan komunitas.

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menilai, konferensi ini sebagai momentum penting bagi sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan. Menurutnya, kolaborasi riset dan inovasi kampus dapat mendorong pengembangan kebijakan daerah yang adaptif terhadap perubahan ekonomi global.

Dia juga bangga karena Untidar mampu menghadirkan forum internasional seperti TICEMBA. "Ini bukan hanya mengangkat nama Magelang di kancah akademik, tetapi juga memperkuat peran kota ini sebagai pusat inovasi dan pendidikan," tutur Damar.

Rektor Untidar Prof Sugiyarto menyebut, TICEMBA menjadi bagian dari komitmen Untidar dalam membangun jejaring akademik yang produktif dan berorientasi global. Menurutnya, kolaborasi internasional semacam ini bukan sekadar ruang diskusi, tetapi juga sarana menemukan solusi nyata bagi persoalan pembangunan di daerah.

Melalui TICEMBA, Untidar ingin melahirkan ide dan riset inovatif. "Yang dapat berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional," ujar Sugiyarto. (aya/pra)

Editor : Heru Pratomo
#pariwisata hijau #Magelang #kerja sama #Yogyakarta #dAMAR PRASETYONO #Malaysia #Untidar #TICEMBA 2025 #semarang #Prof #profesor