Wisuda Perdana SiberMu: Bukti Pendidikan Jarak Jauh Mampu Hasilkan Lulusan Unggul
Fahmi Fahriza• Jumat, 24 Oktober 2025 | 01:47 WIB
Prosesi wisuda angkatan pertama dari Universitas Siber Muhamadiyah.
JOGJA - Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) menandai usia keempat tahun mereka dengan momentum penting, dengan penyelenggaraan wisuda perdana bagi sembilan mahasiswa lulusan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
Acara tersebut digelar bersamaan dengan resepsi Milad ke-4 di Ballroom SM Tower Malioboro, Jogja, Kamis (23/10/2025).
Wisuda ini juga dihadiri oleh Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Toni Toharudin, serta Kepala LLDIKTI Wilayah V Prof. Setyabudi Indartono.
Salah satu mimpi besar yang diinginkan SiberMu adalah, tercipta generasi yang tidak saja berdaya saing, tapi juga berlandaskan iman dan taqwa.
"Kami harap SiberMu semakin berkembang, berdampak, mencerahkan, dan berkontribusi bagi Indonesia dan dunia," ujar Bambang.
Dalam momen tersebut, sebanyak sembilan wisudawan berhasil menyelesaikan studi tepat waktu dengan predikat cumlaude, terdiri dari dua mahasiswa S1 PJJ Sistem Informasi, satu mahasiswa S1 PJJ Akuntansi, tiga mahasiswa S1 PJJ Manajemen, dan tiga mahasiswa S1 PJJ Hukum.
"Hari ini 9 orang diwisuda, semua lulus dengan cumlaude. Mereka generasi pertama yang membuktikan kuliah jarak jauh di Universitas SiberMu bisa menghasilkan lulusan unggul dan berkarakter," ungkapnya.
Dijelaskannya, dalam implementasi pembelajaran, SiberMu berkomitmen menjaga mutu dan memastikan seluruh proses akademik berjalan sesuai standar.
"Selamat kepada seluruh wisudawan beserta keluarga. Semoga ilmu yang diperoleh jadi amal jariyah yang mendukung karir dan memberi manfaat ke masyarakat luas," tambahnya.
Secara kalkulasi, sejak berdiri empat tahun lalu, SiberMu telah menjaring lebih dari 13 ribu pendaftar.
Dan kini memiliki sekitar 4 ribu mahasiswa aktif dari berbagai daerah dan latar belakang usia.
Dengan dukungan 87 tutor online (tuton) di berbagai wilayah, kampus ini juga telah menerapkan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung kegiatan belajar jarak jauh.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah V Prof Setyabudi Indartono mengapresiasi capaian SiberMu dan menilai model pendidikan jarak jauh sebagai solusi bagi perluasan akses pendidikan tinggi di Indonesia.
"Model PJJ seperti Universitas Siber Muhammadiyah ini bisa menguatkan daya serap perguruan tinggi kita," ujarnya.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar para lulusan tidak berhenti belajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan yang ada saat ini.
"Kita sangat berharap anda yang diwisuda hari ini, tetap belajar, menjadi orang dinamis, bisa ikuti kemajuan teknologi dan perkembangan zaman," tegasnya.
Selanjutnya, Bendahara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah Andy Dwi Bayu Bawono, menyebut perjalanan empat tahun SiberMu sebagai bukti nyata komitmen dan kerja keras tim dalam mengembangkan model pendidikan modern.
"SiberMu jadi salah satu pilot project kita yang mengembangkan berbagai hal teknologi. Semoga SiberMu membantu mengembangkan sistem-sistem yang sudah ada ini ke seluruh kampus Muhammadiyah dan Aisyiyah," ungkapnya. (iza)