Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

HMTI UAD Yogyakarta Gelar Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Jaga Ekosistem Pesisir

Meitika Candra Lantiva • Sabtu, 27 September 2025 | 22:01 WIB
Kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD).

RADAR JOGJA - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPKO) Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Fokusnya pada pelestarian lingkungan pesisir dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis mangrove di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul.

Salah satu kegiatan utama adalah pemasangan paranet sepanjang 40 meter yang dilakukan bersama Forum Komunikasi Pemuda Pemudi Rejosari (FKPPRS) untuk mencegah masuknya sampah ke kawasan mangrove.

Selain itu, tim juga membangun sebuah ruang pembibitan dan melakukan penanaman 300 bibit mangrove sebagai langkah nyata menjaga ekosistem pesisir.

Setelah penanaman, tim melanjutkan dengan sosialisasi dan penyuluhan konservasi mangrove yang diikuti oleh pemuda desa anggota FKPPRS.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga hutan mangrove sebagai benteng alami pesisir.

Untuk mengukur efektivitas kegiatan, para peserta diberikan pretest dan posttest sehingga terlihat peningkatan pemahaman mereka setelah mengikuti penyuluhan.

Tidak hanya berfokus pada konservasi lingkungan, program ini juga menyentuh aspek ekonomi masyarakat.

Tim PPKO HMTI UAD menggandeng ibu-ibu PKK dalam pelatihan pembuatan produk turunan mangrove, seperti sirup dari buah mangrove dan stik dari daun mangrove.

Sama halnya dengan kegiatan sosialisasi, ibu-ibu PKK juga mengikuti pretest dan posttest guna menilai perkembangan pengetahuan dan keterampilan mereka.

Untuk memperluas jangkauan pemasaran, tim turut mengajarkan kelompok Dewi Lambudi dalam pengembangan marketplace serta pelatihan digital marketing.

Baca Juga: Sekolah Dian Harapan Jogja: Berakar dalam Iman, Disiapkan untuk Masa Depan, Siap Beroperasi Tahun Depan

Melalui pendampingan ini, kelompok dilatih mengelola toko daring, memanfaatkan media sosial, dan menerapkan strategi promosi online.

Dengan demikian, produk hasil olahan mangrove tidak hanya diproduksi, tetapi juga dapat dipasarkan lebih luas melalui platform digital.

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab dua tantangan utama masyarakat pesisir, yakni menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Harapannya, hasil dari program ini dapat berkelanjutan dan dikelola secara mandiri oleh masyarakat, sehingga memberi manfaat jangka panjang.

Dengan kolaborasi antara mahasiswa, pemuda desa, dan ibu-ibu PKK, Desa Srigading kini memiliki potensi besar menjadi contoh desa pesisir yang berhasil mengintegrasikan konservasi lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Editor : Meitika Candra Lantiva
#sanden #Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat #Srigading #sosialisasi #Bantul #HMTI UAD Yogyakarta #ekosistem pesisir #FKPPRS