JOGJA - Dampak digitalisasi sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi tema Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) Mahasiswa Program Magister Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Batch 16 Kelompok 1.
Prodamat menyasar 32 peserta pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di bawah pembinanan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Cabang Bantul.
Program dijalankan empat mahasiswa, Azzam dan tiga rekannya, Irawati, Ega Septia Rahmat, dan Siti Aisah Kurnia yang dilaksanakan di gedung Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bantul, Minggu (11/6/2025) lalu.
Keempat mahasiswa ini di bawah arahan dosen pembimbing Sukardi dan Agus Siswanto.
“UMKM naik kelas, digitalisasi kunci suksesnya,” ujar Azzam sebagai ketua panitia mengawali sambutan.
Sedangkan Sukardi mengatakan, para pelaku UMKM memiliki media digital. Sekarang tinggal bagaimana memanfaatkan media untuk pengembangan bisnisnya. “Dengan media digital segala program bisnis bisa dilakukan,” ujarnya.
Adapun Irawati dalam paparannya, menekankan di era digital UMKM agar mengembangkan kreativitas dan inovasi. UMKM bisa berkembang maju jika menerapkan aplikasi digital.
Ega Septia Rahmat dan Siti Aisah Kurnia menambahkan, penggunaan aplikasi e-commerce dan sosial media bisa diakses setiap hari.
Semua bisa dimulai dengan membuat content di social media secara sederhana. Pemateri terakhir Malwa mengupas soal aplikasi HawwaBiz.
Kegiatan Prodamat yang diinisiasi mahasiswa S-2 UAD itu mendapatkan apresiasi dari Ketua Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan PC Aisyiyah Bantul Atik.
Peserta dapat merasakan manfaatnya. Mereka tergugah mengubah cara berpikir. “Ikut terjun berjualan di e-commerce atau melalui aplikasi HawwaBiz,” katanya. (kus/laz)
Editor : Winda Atika Ira Puspita