BANTUL - Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), prodi Agroteknologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) menggelar pelatihan perbanyakan vegetatif dan budidaya sayuran dalam polibag.
Ketua tim pengabdian yang juga dosen prodi Agroteknologi UMBY Dra. Umul Aiman menyampaikan, pelatihan ini bertujuan mendukung praktik pertanian berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, agar mampu memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal untuk produksi pangan keluarga.
"Kegiatan ini digelar bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) Guyup Rukun di Dusun Selogedong, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul," katanya, Senin (26/5).
Aiman merinci, tim pengabdian terdiri atas dosen dan tenaga pendidikan prodi Agroteknologi UMBY, selain itu, turut mendampingi pula beberapa mahasiswa prodi Agroteknologi dalam implementasinya.
Ia menjabarkan, bahwa kegiatan pelatihan terbagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama membahas teknik perbanyakan vegetatif dengan metode sambung pucuk (grafting) pada tanaman buah tahunan.
Baca Juga: Bekas Mobil Dinas Akan Dibeli Kustini Sri Purnomo, BKAD Sleman Masih Tunggu Fatwa Kemendagri
"Peserta dilatih memilih batang bawah dan atas yang sesuai, dan diajarkan cara penyambungan juga perawatan pasca grafting agar tanaman tumbuh optimal," urainya.
Sesi kedua mengangkat praktik budidaya sayuran dalam polibag, metode tanam yang sederhana dan efisien, cocok diterapkan di lahan pekarangan. Di mana, peserta dikenalkan pada pemilihan media tanam, penyusunan polibag, serta teknik perawatan yang mudah diaplikasikan secara mandiri di rumah.
Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini diharapkan mampu mendorong penerapan teknologi pertanian yang sederhana namun aplikatif.
Baca Juga: Wali Kota Damar Prasetyono Minta CJH Berdoa untuk Kota Magelang di Depan Kakbah
"Ini juga sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa, agar mereka memahami realitas sosial dan teknis pertanian di lapangan," ujarnya.
Lebih jauh, kegiatan ini sejalan dengan visi Prodi Agroteknologi UMBY, yaitu menjadi program studi unggul nasional yang berbasis pada sistem pertanian berkelanjutan dan berorientasi agrosociopreneur berwawasan internasional tahun 2029.
"Kegiatan ini diharapkan mendorong KWT Guyup Rukun jadi kelompok wanita tani yang lebih kreatif dan mandiri, serta mitra strategis UMBY dalam mengembangkan pertanian pekarangan berkelanjutan," pungkasnya
Sementara itu, Ketua KWT Guyup Rukun Suswanti, mengapresiasi kegiatan ini. Secara garis besar, ia sangat senang dan terbantu dengan pelatihan ini.
"Sekarang kami tahu cara menyambung tanaman buah sendiri dan juga menanam sayuran secara efisien di pekarangan rumah. Semoga kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut," ungkapnya. (iza)
Editor : Heru Pratomo