Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Yogyakarta saat menggelar pentas seni jathilan Sabtu (26/4).
BANTUL - Hari Tari Sedunia akan diperingati pada 29 April mendatang. Menyambut perayaan tersebut, Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Yogyakarta menggelar sebuah perhelatan seni berupa pentas seni jathilan dan parade tari. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman AKN Seni dan Budaya Yogyakarta Sabtu (26/4).
Dengan mengusung tema 'Harmoni Karsa, Lestari Tradisi', gelaran pentas seni jathilan dan parade tari tersebut mampu menyedot perhatian masyarakat. Terbukti sejak siang hari waktu pentas jathilan dimulai, masyarakat berbondong-bondong untuk ikut menyaksikan.
Penonton yang hadir disuguhkan dengan tiga babak seni tari jathilan. Dua babak jathilan dimainkan oleh mahasiswa, dan satu babak lainnya oleh mahasiswi. "Kegiatan ini merupakan wadah bagi mahasiswa, dalam hal ini mahasiswa seni tari yang bekerja sama dengan para mahasiswa seni karawitan dan mahasiswa seni kriya untuk berekspresi dan berkarya," kata penanggung jawab acara Otok Fitrianto.
Sebagai insan seni tari, Otok juga sangat berharap kegiatan seperti ini bisa terus berkelanjutan dengan menghadirkan kreativitas-kreativitas yang baru dari para mahasiswa AKN Seni dan Budaya Yogyakarta.
"Sebagai insan tari sudah sepantasnya kami menyemarakkan hari tari duni tersebut," lontarnya.
Sementara itu, Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta Kuswarsantyo menjelaskan, gelaran pentas seni jathilan dan parade tari ini digelar karena pihaknya ingin bisa terus melestarikan tradisi untuk kemajuan kebudayaan nasional. "Kami bersama-sama memiliki tanggung jawab untuk melestarikan budaya tersebut," katanya. (ayu)