Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Universitas Alma Ata Raih Akreditasi Internasional dari Jerman, Buktikan Semakin Diperhitungkan di Kancah Global

Fahmi Fahriza • Selasa, 22 April 2025 | 05:25 WIB

 

PENUHI STANDAR: Universitas Alma Ata (UAA) Jogjakarta  membuktikan sebagai salah satu universitas di Indonesia yang semakin diperhitungkan di kancah global.
PENUHI STANDAR: Universitas Alma Ata (UAA) Jogjakarta membuktikan sebagai salah satu universitas di Indonesia yang semakin diperhitungkan di kancah global.
 

BANTUL - Universitas Alma Ata (UAA) Jogjakarta kembali membubuhkan sebuah pencapaian prestisius. Perguruan tinggi ini  meraih akreditasi internasional dari lembaga asal Jerman,  Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik (ASIIN).

Rektor UAA Prof Dr Hamam Hadi menyampaikan, pengakuan internasional itu diberikan kepada tiga program studi unggulan yakni S1 Sistem Informasi, S1 Informatika, dan S1 Pendidikan Matematika. Disebutkan, sertifikat akreditasi itu resmi diterbitkan 10 April 2025, dan menjadikan UAA sebagai salah satu universitas di Indonesia yang semakin diperhitungkan di kancah global.

Ia mengaku senang dan bersyukur dengan pencapaian itu. Menurutnya, akreditasi ini membuktikan UAA telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi baik nasional maupun internasional. "Khususnya dalam bidang ilmu formal seperti matematika dan sains komputer," katanya Senin (21/4).

Dikatakan, akreditasi internasional ini juga akan mempermudah pengakuan ijazah di luar negeri, membuka peluang pertukaran pelajar, hingga memperkuat posisi lulusan di pasar kerja global.

Selain itu, dosen dan tenaga kependidikan pun turut mendapat keuntungan. Seperti peningkatan kolaborasi akademik internasional dan dorongan untuk pengembangan kualitas pengajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).

"Pencapaian ini sejalan dengan visi besar UAA sebagai kampus berbasis pesantren yang berdaya saing global," ulasnya.

Penuturan lain datang dari Dekan Fakultas Komputer dan Teknik Raden Nur Rachman Dzakiyullah. Ia menjelaskan, proses akreditasi internasional ini telah dimulai sejak akhir 2023, melalui tahap penyusunan dokumen, evaluasi diri, hingga asesmen luring dan daring oleh tim ASIIN.

"Visitasi dilakukan langsung ke Universitas Alma Ata, sesuai kebijakan internasional pasca pandemi, tanpa mengurangi kualitas penilaian," jelas Dzaki.

Diakui, ASIIN menilai berbagai aspek penting seperti kurikulum, kualitas dosen, sarana pembelajaran, sistem penjaminan mutu internal, hingga keterlibatan industri dan stakeholders. Hasilnya, ketiga program studi tersebut dinyatakan layak menyandang akreditasi internasional. "Pencapaian ini tentu membawa dampak positif besar, terutama bagi mahasiswa dan lulusan," bebernya.

Ke depan, Dzaki berharap seluruh civitas akademika UAA bisa terus berkomitmen, dan menunjukkan lembaga pendidikan Islam modern mampu bersaing dan diakui di tingkat dunia. "Hingga kini, UAA telah mengoleksi 11 program studi dari total 20 yang telah terakreditasi unggul atau internasional," terangnya.

Ia menekankan dengan akreditasi ini, UAA semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terdepan dalam mewujudkan pendidikan tinggi berkualitas, tak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional.

"Kesuksesan ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh civitas akademika, alumni, dan mitra industri yang turut aktif dalam proses akreditasi," tandasnya. (iza/laz)

 

Editor : Sevtia Eka Novarita
#UAA #pencapaian #prestisius #perguruan tinggi #kancah global #pendidikan tinggi #jerman #akreditasi internasional #Universitas Alma Ata #Jogjakarta