JOGJA - Fakuktas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM), terus memfasilitasi minat bakat berwirausaha. Termasuk memfasilitasi inkubator bisnis, dan berbagai program lainnya.
Wakil Dekan FEB UGM Bidang Penelitian, Pengabdian Kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni Gumilang Aryo Sahadewo mengungkapkan, salah satu hasil dari inkubasi wirausaha yang sudah dilakukan, kini di FEB UGM sudah ada beberapa kafe atau bisnis yang datang dari ide dan visi para mahasiswa. "Ada tiga kafe, yaitu Naroo, Soakin, dan MilkyMoo," katanya, Minggu (2/3).
Gumilang menuturkan, ketiga kafe tersebut lahir dari hasil kreativitas mahasiswa FEB UGM melalui program Hibah Pengelolaan Kedai Ekonomika dan Bisnis FEB UGM tahun 2025. "Lewat program hibah pengelolaan Kedai FEB UGM untuk mahasiswa, kami dorong kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam berwirausaha," ujarnya.
Keikutsertaan para mahasiswa dalam program ini memberikan kesempatan langsung untuk mengasah future core skills. Seperti pemikiran kritis, pemecahan masalah, adaptasi, kerja sama tim, hingga belajar soal kepemimpinan.
Secara skema, tiga tim terbaik diberikan kesempatan untuk mengelola bisnis selama satu tahun di FEB UGM, dengan pendanaan pengembanhgan usaha dari fakultas. "Kami berharap bisa menghasilkan wirausaha muda yang tangguh sekaligus inovatif," serunya.
Salah satu mahasiswi FEB UGM Amanda Divanty menyampaikan, bahwa ia dan timnya mendapatkan hibah FEB Cafe untuk mengelola Milkymoo, usaha yang menjual produk susu, es krim, dan egg waffle, yang rencananya akan segera beroperasi di Kantin FEB.
"Keunggulan utama MilkyMoo itu penggunaan susu murni 100 persen, yang diproses secara khusus untuk menjaga kandungan nutrisinya," jelasnya.
Keunggulan lainnya adalah, kafe tersebut juga mengusung konsep live prep, yang menawarkan pengalaman unik bagi pelanggan yang dapat melihat dalam proses pemesanannya."Sejak SD sudah sering mencoba berjualan alat tulis, slime, hingga frozen food. Sekarang berkesempatan untuk berbisnis lagi," ulasnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo